Jamaah Idul Adha Datang ke MAJT An‑Nuur, Sapi Dipersembahkan

Ika P. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 55 dibaca
Bisik.id
Jamaah Idul Adha Datang ke MAJT An‑Nuur, Sapi Dipersembahkan

Gambar atau konten salah?

MAJT An-Nuur di Kabupaten Magelang menjadi tempat ibadah ribuan umat Islam pada hari Idul Adha kali ini. Pesta salat ini berlangsung di Jalan Soekarno Hatta, Sawitan, Mungkid, dan menjadi acara kedua yang diadakan di masjid agung tersebut.

Sejak pagi, para jamaah mulai mengalir menuju masjid. Parkir di depan MAJT An-Nuur segera penuh, baik sepeda motor maupun mobil. Beberapa kendaraan terpaksa menaruh ban di pinggir Jalan Soekarno Hatta, menandai tingginya kepadatan pengunjung.

Salat Idul Adha dimulai pukul 07.00 WIB dengan imam Kiai Reza Perdana Kusuma. Khotbah disampaikan oleh Fahmi Medias, dosen Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma). Ia menekankan bahwa pengorbanan bukan hanya bagi Nabi Ismail dan Ibrahim, tetapi juga bagi kita semua.

“Bahwa pengorbanan itu tidak berhenti di Nabi Ismail dan Ibrahim, tapi pengorbanan masih terus berlanjut sampai dengan saat ini. Mengorbankan kesombongan, ego, itu menjadi pengorbanan terbaik untuk kita mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala,” kata Fahmi kepada wartawan di MAJT An-Nuur pada 27 Mei 2026.

Ia melanjutkan, “Idul Adha atau dengan istilah lain Idul Kurban mengajak kita untuk kembali mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dengan mengambil semua hikmah dari pelajarannya Nabi Ibrahim dan Ismail untuk bisa kita selalu mendekat kepada Allah untuk menjalankan perintah-perintah Allah Subhanahu wa Ta'ala.”

Ketua Badan Pengelola MAJT An-Nuur, Asfuri Muhsis, mengungkapkan detail hewan kurban. Tahun ini, ada satu ekor sapi berat 1 ton 53 kilogram dari Presiden Prabowo Subianto dan empat ekor dari jemaah. Ia menjelaskan, “Hewan kurban ini kan 1 ekor dari presiden dengan bobot 1 ton. Lalu, 4 ekor dari jemaah, dari Pak Bupati satu, Pak Wakil (Bupati) satu, Pak Ketua (DPRD) satu, begitu ya. Lalu dari BUMD, terus, Armada. Kambing semuanya ada 42 ekor.”

Penembak hewan akan dilakukan di Rumah Penyembelihan Hewan (RPH). “Kenapa di RPH? Itu yang profesional. Dagingnya nanti tepat, kemudian rapi, sehat. Nanti akan didistribusikan ke masyarakat sekitar MAJT, kemudian juga di yayasan-yayasan meliputi yatim piatu, pondok pesantren,” ujarnya.

Asfuri menambahkan bahwa jumlah hewan kurban saat ini tidak sebanyak tahun lalu. Ia menyebut, “Dulu (2025) ada 12 ekor sapi, tapi dulu kan memang dari ASN. Potongan itu, ini kan nggak boleh ya, sehingga kita enggak mengadakan potongan ASN dan ASN nanti diberi kesempatan untuk berkurban di rumah masing-masing, lingkungan masing-masing.”

Menurut perkiraan, jamaah salat Idul Adha mencapai lebih dari 8.000 orang. “Karena penuh mungkin 8 sampai 10.000 ya, karena penuh sampai ke selasar. Kalau ukurannya sampai ini lantai 2 yang bawah, belakang, yang depan sampai ke belakang itu kan 8.000. Tadi kan sampai ke selasar dekat Ka'bah itu. Mungkin 10.000-an,” tambahnya.

Setelah salat, penyerahan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto dilakukan oleh Bupati Magelang Grengseng Pamuji kepada Asfuri Muhsis. Sapi tersebut berjenis simental dan dibeli dari peternak di Dusun Plutungan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan.

Pemilik sapi, Sapari berusia 41 tahun, mengingat beratnya saat diperiksa. “Iya, pas waktu diperiksa itu beratnya 1 ton 53. Kemarin ditimbang lagi itu ada 1 ton 72 kg. Ya sekitar kurang lebih setengah bulan ya ada penambahan berat 21 kg,” ujarnya. Ia juga menyoroti harga, “Dulu saya beli Rp 42.650.000. Sekarang dibeli Pak Presiden Rp 126.000.000. Batu Aji, namanya. Ini Batu Aji dari lereng Merapi-Merbabu.”

Acara ini menegaskan kembali tradisi Idul Adha di Magelang, dengan penekanan pada nilai pengorbanan spiritual dan sosial. Distribusi daging kurban yang terencana menambah makna kebersamaan bagi masyarakat sekitar, sekaligus mengekalkan tradisi keagamaan yang telah berlangsung lama di wilayah tersebut.

Idul AdhaMAJT An-NuurMagelangSapi kurbanPrabowo SubiantoPengorbananDistribusi daging kurban

Komentar

Memuat komentar...