Jawa Tengah Dapat Hujan Ringan-Mengancam, Waspada Bencana
Gambar atau konten salah?
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengumumkan bahwa sebagian wilayah di Jawa Tengah akan diguyur hujan ringan hingga sedang pada hari 27 Maret 2026. Prakiraan ini berlaku mulai pukul 07.00 hingga 19.00 WIB.
Menurut Agus Triyono, kepala cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Pagi cerah berawan. Sebagian pantura hujan ringan, menandai kondisi awal hari. Ia menambahkan bahwa pada siang atau sore hingga awal malam, cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang.
Agus Triyono juga memperingatkan bahwa potensi hujan sedang hingga lebat dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Kondisi ini berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sepanjang Pantura, Solo Raya, dan sekitarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, tanah longsor, angin kencang atau puting beliung, sambaran petir, pohon tumbang, serta genangan air. Dampak tersebut dapat terjadi di berbagai wilayah.
Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 18-32 derajat Celcius dengan kelembaban udara antara 60-95 persen.
Berikut rincian prakiraan cuaca BMKG Stasiun Ahmad Yani Semarang:
- Hujan sedang-lebat: Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Temanggung, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Solo, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
- Hujan ringan-sedang: Kebumen, Purworejo, Rembang, Ungaran, Kendal, Salatiga, dan Semarang.
Prakiraan ini memberikan panduan bagi warga Jawa Tengah untuk menyiapkan diri menghadapi kemungkinan hujan dan risiko terkait. Dengan informasi ini, masyarakat dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
