Jawa Tengah Hari Ini Hujan Ringan hingga Sedang Pagi
Gambar atau konten salah?
BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengungkapkan bahwa sebagian wilayah Jawa Tengah akan menerima hujan dengan intensitas sedang hingga ringan pada hari ini.
"Pagi umumnya cerah berawan hingga berawan," kata Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Renny Puspita, dalam keterangan tertulis, Selasa (05 Mei 2026).
Menjelang siang dan sore‑awal malam, hujan ringan hingga sedang diperkirakan tersebar tidak merata, dengan waktu yang bervariasi. "Potensi hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di daerah pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya," lanjutnya.
Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celcius, sementara kelembaban udara berada di kisaran 60 hingga 95 persen.
Berikut prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang untuk Selasa (05 Mei 2026) pukul 07.00–19.00 WIB:
- Hujan sedang‑lebat: Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Temanggung, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Bumiayu, dan Majenang.
- Hujan ringan‑sedang: Kebumen, Purworejo, Klaten, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Kendal, Batang, Kajen, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Tegal, dan Ambarawa.
- Hujan ringan: Sukoharjo, Wonogiri, dan Solo (afn/alg).
Prakiraan ini memberi petunjuk bagi penduduk dan pelaku usaha di Jawa Tengah untuk menyesuaikan aktivitas harian, terutama di daerah yang berpotensi terkena hujan lebat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
