Jeep Mewah Jadi Toko Roti Bergerak, Bantu Teman di India
Gambar atau konten salah?
Awadhesh adalah seorang analis riset medis yang berasal dari Jerman dan telah bekerja di negara tersebut selama tujuh tahun. Ia tiba di Gurgaon, India, di kawasan pasar Sector 31, dengan satu tujuan: membantu temannya yang baru saja kehilangan pekerjaan.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan Awadhesh mengubah bagasi mobil sebuah mobil mewah menjadi sebuah toko roti bergerak. Mobil yang dipakai bukan sembarangan, melainkan sebuah Jeep Meridian yang berharga sekitar Rp 700 juta. Kendaraan ini menjadi panggung bagi penjualan bomboloni, donat khas Italia tanpa lubang, yang dikenal dengan tekstur lembut dan isian cokelat yang meleleh.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh kreator konten Harsh Chauhan. Dalam rekaman, ia menyoroti sikap rendah hati Awadhesh meski memiliki mobil mahal. “Ini mobil seharga sekitar Rp 700 juta, serius. Tapi dia gunakan untuk jualan demi membantu temannya yang kehilangan pekerjaan,” ujarnya.
Selain bomboloni, Awadhesh dan rekanan juga menjajakan berbagai kue lain yang disimpan di dalam bagasi mobil. Aksi ini bukan sekadar aksi spontan. Awadhesh secara resmi mengambil cuti dari pekerjaannya di Jerman untuk memulai usaha kuliner bernama Chatkaraa on Wheels bersama temannya. Ia berharap usaha ini dapat menjadi sumber penghasilan yang stabil bagi teman di India.
Ia menambahkan, “Untuk sekarang saya mengambil cuti dari pekerjaan. Setelah usaha ini stabil untuk teman saya di India, saya akan kembali ke Jerman,” ungkapnya.
Reaksi publik pun sangat positif. Banyak netizen terharu melihat persahabatan sejati yang ditunjukkan Awadhesh. Seorang pengguna menulis, “Ini baru namanya teman sejati,” sementara yang lain menanggapi, “Teman seperti ini cuma datang sekali seumur hidup.”
Video ini menyoroti bagaimana seseorang dapat menggunakan sumber daya yang dimilikinya, bahkan yang tampak mewah, untuk membantu orang lain. Awadhesh menunjukkan bahwa nilai persahabatan tidak diukur dari nilai material, melainkan dari tindakan nyata yang mendukung sesama. Dengan memanfaatkan mobil mewahnya, ia berhasil mengubah ruang kosong menjadi tempat yang memberi harapan dan rasa syukur bagi teman yang sedang kesulitan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
