Jembatan Jaya Perkasa Di Nusawiru Menambah Daya Tarik
Gambar atau konten salah?
Jembatan Jaya Perkasa di Nusawiru, Desa Cijulang, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran kini semakin menarik. Lampu malam jembatan bertransformasi menjadi rangkaian warna yang memukau. Nama jembatan yang dulu dikenal sebagai Sodongkopo beralih menjadi Jaya Perkasa setelah Gubernur Jawa Barat menandatangani prasasti secara diam-diam.
Irna Kusmayanti, Kepala Bidang Destinasi di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran, mengaku bahwa usulan perubahan nama datang setelah penandatanganan prasasti oleh Gubernur Dedi Mulyadi. Ia mengatakan, “Sudah diusulkan diganti oleh pak Gubernur jadi Jaya Perkasa” ucap Irna, Selasa (02 April 2026).
Menurut Irna, belum ada keterangan resmi dari Pemprov Jawa Barat mengenai alasan dan filosofi di balik nama baru. Ia menambahkan, “Ya meski sekarang masih pada sebut Sodongkopo, tapi sebagian publik sudah mengetahui namanya jadi jembatan Jaya Perkasa,”.
Jembatan ini sudah dibuka untuk umum dan menjadi jalur tercepat menuju Pantai Batukaras. Pembangunan selesai, dan struktur pelengkung berwarna putih kini menjadi spot favorit warga. Waktu ramai pengunjung biasanya pada pagi, sore, dan malam hari, terutama saat lampu otomatis berubah warna di malam hari.
Keberadaan jembatan ini menambah daya tarik pariwisata Pangandaran, berdekatan dengan Bandara Nusawiru. Sekitar jembatan, banyak pengusaha membuka rumah makan seafood, sementara pedagang kecil mulai bermunculan di area persawahan.
Proyek ini sempat mengalami keterlambatan pada 2024. Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama oleh mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada akhir 2023. Pada tahap pertama, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan anggaran sekitar Rp72 miliar. Pada 2025, total anggaran pembangunan jembatan mencapai lebih dari Rp50 miliar.
Jembatan Jaya Perkasa, dengan lampu warna-warni dan akses mudah ke pantai, menjadi simbol kemajuan infrastruktur lokal. Perubahan nama, meski belum resmi, sudah dikenal luas oleh masyarakat. Jembatan ini tidak hanya memudahkan perjalanan, tetapi juga memperkaya pengalaman wisatawan yang datang ke Pangandaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
