Jokowi Lakukan Yoga Singkat di Depan Rumah Pukul 08.10 WIB
Gambar atau konten salah?
Joko Widodo melakukan yoga di depan rumahnya pada 17 Mei 2026. Ia tiba di kediaman sekitar pukul 08.10 WIB, mengenakan jaket abu-abu, dan bergabung dengan sekurang‑kurangnya 20 orang, mayoritas perempuan.
Yoga tersebut berlangsung hanya 5 menit. Instruktur Woro Mogli memimpin gerakan. Jokowi memulai dengan menempatkan kedua tangan di atas kaki yang bersila, menutup mata, dan menghembuskan napas.
Selanjutnya, ia menutup kedua tangan di dada, menarik napas, lalu meninggalkan matras. Gerakan sederhana ini menandai akhir sesi.
Setelah yoga, Jokowi mengaku sering melakukannya di rumah. Ia merasa lebih segar. "Oh, saya sering kok, segar, setelah yoga, segar," ujarnya sambil menuju mobilnya.
Di sela‑sela perjalanan, Jokowi berseloroh, "Maturnuwun, satu nol," sebelum mobilnya melaju.
Founder Heloria Devi Putri menyatakan bahwa sekitar 20 orang mengikuti yoga. Ia memilih Gang Kutai sebagai lokasi karena kawasan tersebut masih sejuk dan asri.
Heloria menjelaskan bahwa mereka sebelumnya meminta izin dari RT, RW, dan Jokowi untuk menggelar yoga. Ia juga mengekspresikan kebahagiaan karena Jokowi bergabung, dan peserta datang dari luar kota, termasuk Ponorogo dan Semarang. "Ya senang ya, senang banget, Mbak. Alhamdulillah nggak nyangka juga sih, gitu. Peserta ada yang dari Ponorogo, Semarang," pungkasnya.
Secara keseluruhan, sesi yoga singkat ini menampilkan minat Jokowi pada kebugaran, sekaligus mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat sekitar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
