Jokowi Sambut Mantan Gubernur Aktor di Solo, Silaturahmi
Gambar atau konten salah?
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan dua mantan kepala daerah sekaligus aktor pada Kamis, 16 April 2026. Keduanya datang ke rumahnya di Solo, menandai pertemuan yang bersifat bersahabat.
Pertama datang Sahrul Gunawan, yang ditemani istri. Mereka bertemu selama sekitar satu jam, dari 10:26 WIB hingga 11:27 WIB. Sahrul menegaskan bahwa pertemuan itu sebatas silaturahmi saja dan ia datang karena ada acara di Solo. Ia juga memanfaatkan kesempatan untuk berfoto dengan warga yang hadir. Sahrul Gunawan menyatakan, “Iya, jadi ada acara di Solo, jadi kita sekaligus silaturahmi biasa saja. Iya, Beliau kan ini, tokoh bangsa ya, jadi ya,”. Ia menegaskan tidak ada pembicaraan politik.
Tak lama setelahnya, Deddy Mizwar datang. Ia juga menjelaskan kunjungannya hanya silaturahmi di bulan Syawal. Menurutnya, usia 71 tahun membuatnya merasa penting untuk tetap berhubungan. Ia mengungkapkan, “Masih bulan Syawal kan, umur saya kan sudah 71. Takut nggak ada umur. Kangen‑kangenan sama Pak Kiai Hadi. Ada janjian kemarin, saya cuman ikut, saya ikut beliau. Ke beliau untuk silaturahim saja. Ini kan masih bulan Syawal ya. Kita bisa saling memaafkan kalau ada ganjalan‑ganjalan, kesalahan‑kesalahan. Silaturahmi, silaturahmi. Cuma sebentar,”. Deddy juga menyebutkan beberapa topik, termasuk Selat Hormuz, dengan kata, “Ya macam‑macam. Waduh. Sampai ke Selat Hormuz.”
Selama pertemuan, Deddy memuji popularitas Jokowi setelah masa jabatan presiden. Ia membandingkan penggemar Jokowi dengan selebriti Bollywood, mengatakan, “Saya bilang beliau ini sekarang kelihatannya malah popularitasnya sama dengan ini Shah Rukh Khan. Tiap hari banyak penggemar minta foto. Beliau tertawa. Sama Amitabh Bachchan ya.”
Peristiwa ini menegaskan bahwa Jokowi tetap menjaga hubungan baik dengan mantan pejabat daerah dan masyarakat. Kunjungan tersebut menyoroti peran beliau sebagai figur publik yang dihormati, sekaligus menekankan pentingnya dialog bersahabat di kalangan pejabat dan warga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
