Jokowi Siap Main Film Dayak, Perlu Latihan Akting Peran
Gambar atau konten salah?
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menyambut baik tawaran untuk menjadi pemeran dalam film Dayak. Pada 25 Mei 2026 di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Jokowi mengungkapkan bahwa ia masih perlu latihan akting sebelum menerima peran tersebut.
Ketika wartawan menanyakan kesiapan Jokowi, ia tertawa dan berkata, “Ya siap saja. Pemeran utama siap, pemeran pembantu siap, figuran siap,” sambil menegaskan bahwa ia bersedia menjadi pemeran utama jika sudah punya dasar akting.
Ajakan bermain film itu datang dari Panglima Jilah, pemimpin Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR). Panglima Jilah mengunjungi rumah Jokowi pada 20 Mei 2026 dan menyampaikan bahwa film tersebut bersifat kolosal, menampilkan cerita-cerita Dayak di masa lampau serta kolaborasi antara Dayak, Jawa, dan Majapahit.
Jokowi menanggapi ajakan tersebut dengan jujur, “Ya kalau ngajak main film berarti saya harus latihan akting dulu,” ia sampaikan. Ia menekankan pentingnya persiapan sebelum tampil di layar.
Di sisi lain, Panglima Jilah menegaskan bahwa Jokowi akan mendapat status pemeran utama dalam film tersebut. Ia menambahkan, “Eh pokoknya peran beliau peran utama, ya. Nanti akan kita buat sebaik mungkin,” jelasnya.
Dengan demikian, Jokowi tetap terbuka pada kesempatan tersebut, namun menuntut persiapan akting yang memadai sebelum memulai proyek film yang menampilkan sejarah Dayak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
