Karbohidrat Ubi Bikin Kentut Bau, Bukan Daging, Ungkap Dokter

Dewi M. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 95 dibaca
Bisik.id
Karbohidrat Ubi Bikin Kentut Bau, Bukan Daging, Ungkap Dokter

Gambar atau konten salah?

Idul Adha selalu identik dengan pesta olahan daging. Menu andalan setelah pembagian kurban biasanya berupa sate, gulai, tongseng dan rendang. Setelah makan, banyak orang mengeluhkan perut terasa lebih aktif, sehingga kentut mereka menjadi lebih bau dari biasanya.

Apakah benar asupan daging membuat kentut lebih bau? dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH dan konsultan gastroentologi, hepatologi di Mayapada Hospital, menjawab pada 21 Mei 2026 bahwa daging bukan penyebab bau kentut.

"Justru kentut lebih bau itu terjadi bila kita banyak mengonsumsi karbohidrat, contohnya ubi," kata dr Aru saat berbincang.

Menurutnya, karbohidrat akan dipecah oleh kuman yang ada di usus. Mikroba tersebut mengubahnya menjadi gas, dan gas tersebut menjadi biang kerok bau kentut.

"Ubi itu akan menyebabkan proses karbohidrat yang dipecah dalam usus itu lebih banyak. Kemudian oleh kuman-kuman usus, karbohidrat itu dicerna dan diubah menjadi gas, terutama gas sulfur dan itu yang menyebabkan bau," tutupnya.

Jadi, meski daging sering dianggap penyebab bau, sebenarnya karbohidrat seperti ubi yang memicu produksi gas sulfur di usus. Penjelasan ini menegaskan bahwa kebiasaan makan karbohidrat berlebih lebih berhubungan dengan bau kentut daripada konsumsi daging.

Idul Adhadagingkentut baukarbohidratubigas sulfurmikroba usus

Komentar

Memuat komentar...