Kebakaran Luas di Pasar Kanjengan Semarang Tengah Malam
Gambar atau konten salah?
Pasar Kanjengan di Semarang Tengah masih dikelilingi api pada pukul 23.59 WIB. Petugas masih berusaha memadamkan kebakaran, namun api masih membara di area kios.
Warga berkumpul menonton kebakaran, menyaksikan banyak toko hangus terbakar. Api melalap sejumlah kios, bau hangus kuat tercium. Beberapa kali api membesar, terdengar letusan benda, pecahan kaca, dan patahan kayu.
Setidaknya lima armada memadamkan api di lokasi. Sejumlah warga terlihat mengatur lalu lintas di sekitar pasar, memudahkan mobilisasi petugas.
Wahyudi (46), warga di sekitar pasar, baru mengetahui kebakaran beberapa saat lalu. Ia terbangun karena besarnya api. “Saya bangun tidur ada api, mau menyelamatkan barang, itu sudah besar, saya cari rosok abis itu tidur. Bangun-bangun api sudah besar, bukan dari kios saya,” katanya di lokasi.
Ia melanjutkan, “Di seberang saya sudah ada api besar. Merambat cepat apinya soalnya bangunan dari triplek. Keamanan bilang 'kebakaran-kebakaran'. Istri bangun, terus pakaian, perabotan, rosok, KTP juga terbakar. Saya selamatkan KK, akta. Di situ, itu kan dikontrakkan. Barusan saya tinggal di situ, jadi ruko. Itu rosok kalau dijual ada harga sekitar 400 ribuan. Saya panik langsung lari,” ujarnya.
Hingga kini, belum dapat dipastikan jumlah toko yang terbakar. Api masih melalap beberapa kios, sementara petugas terus memadamkan. Situasi masih dinilai kritis, dan warga di sekitar pasar tetap waspada.
Kebakaran di Pasar Kanjengan menyoroti risiko kebakaran di pasar tradisional. Kejadian ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan cepat dalam situasi darurat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai