Kebakaran Pabrik Olahan Laut PT Dua Putra di Pati Belum Padam
Gambar atau konten salah?
Pati – Kebakaran di pabrik olahan hasil laut PT Dua Putra yang terletak di jalan Juwana-Pati masih belum padam setelah 9 jam upaya pemadaman. Api dan asap tebal masih terlihat di bagian belakang pabrik.
Kasatpol PP Kabupaten Pati, Tri Wijanarko, mengungkapkan bahwa semua unit mobil Damkar dari pos Pati, pos Juwana, dan pos Kayen telah dikirim ke lokasi. Ia menambahkan, "Kami mengerahkan Semua unit mobil Damkar, pos Pati, pos Juwana dan pos Kayen, dibackup dari, Kudus, Jepara, Rembang, dan Blora diterjunkan," saat dihubungi pada Sabtu, 06 Juni 2026.
Menurut Tri, api dan asap tebal masih ada di bagian belakang pabrik. Ia menjelaskan, "Di belakang pabrik masih ada asap tebal, kemungkinan masih ada api di sela-sela gudang penyimpanannya," dan menegaskan bahwa bantuan mobil pemadam kebakaran dari luar daerah turut diterjunkan untuk membantu pemadaman.
Kapolsek Pati, Iptu Windartono, menyatakan bahwa proses pemadaman masih berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. Ia menyatakan, "Saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan, gin inafis jug belum bisa melakukan olah tempat kejadian perkara secara maksimal karena kondisi masih panas, terdapat api dan asap di dalam lokasi yang masih cukup tebal," dan belum dapat memastikan penyebab kebakaran karena api belum sepenuhnya bisa dijinakkan.
Windartono juga menilai bahwa sekitar 70 persen bangunan pabrik ludes terbakar. Ia menyebutkan, "Sebanyak 4 gedung tempat penyimpanan ludes terbakar. Selain itu ada ruang produksi yang berisi kardus dan plastik yang mudah terbakar. Kerugian masih dalam perhitungan." Ia menambahkan, "Empat bangunan yang terbakar meliputi 4 bangunan cold storage yang digunakan untuk menyimpan bahan baku berupa daging sapi dan ayam, serta ruang produksi yang berisi kardus dan bahan plastik yang mudah terbakar,".
Kebakaran di pabrik tersebut diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Sejumlah tim pemadam kebakaran dari berbagai kota dikerahkan untuk melakukan pemadaman. Upaya pemadaman masih berlangsung, dan penyelidikan mengenai penyebab kebakaran masih berjalan.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antar pos pemadam kebakaran di wilayah Pati. Kerugian material yang belum terhitung masih menjadi fokus utama bagi pihak kepolisian dan pemilik pabrik dalam menilai dampak penuh kejadian ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
