Kebakaran Rumah RT 01 Grogolan Boyolali, Kerugian Rp125 Juta
Gambar atau konten salah?
Kebakaran menimpa rumah warga di Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali pada pagi hari. Rumah milik Rohmadi, seorang warga berusia 58 tahun yang juga menjabat sebagai bendahara RT, terbakar hebat.
Menurut Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, "Kebakaran terjadi pagi tadi sekitar pukul 07.30 WIB," kata Supriyono. Warga di sekitar RT 01 RW 02 Desa Grogolan menyaksikan asap tebal keluar dari atap rumah. Tak lama, asap berubah menjadi kobaran api yang besar. Warga mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api menyebar cepat ke bagian lain rumah.
Kerusakan material sangat besar. Rumah berukuran 8 x 15 meter, terbuat dari kayu, terbakar habis. Selain bangunan, tiga unit sepeda motor – Revo, Supra, dan Mio – serta satu sepeda listrik ikut terbakar. Rp 125 juta diperkirakan sebagai nilai kerugian. Supriyono juga melaporkan kerugian lain: satu mesin jahit, mesin panen padi, mesin diesel sedot air, serta uang tunai kas RT sebesar Rp 10 juta. Dokumen penting seperti sertifikat tanah, BPKB, STNK, dan semua ijazah juga hilang.
Polsek Karanggede dan Damkar Boyolali segera dituju. Pos Klego dan Pos Induk Boyolali dikirim ke lokasi. Kapolsek Karanggede, AKP Suramto Widodo, juga datang langsung. "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik," ujar S. Widodo. Ia menegaskan bahwa Rohmadi, bendahara RT, memang memiliki uang kas RT yang terbakar.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WIB. Tidak ada korban luka atau kehilangan nyawa. Penyebab yang diduga adalah korsleting listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung.
Kejadian ini menyoroti risiko kebakaran di rumah sederhana yang terbuat dari kayu. Masyarakat di daerah tersebut diingatkan untuk selalu memeriksa instalasi listrik dan menyiapkan alat pemadam kebakaran. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material yang besar menambah beban ekonomi warga. Dengan penanganan cepat dari pihak kepolisian dan damkar, potensi kerugian lebih lanjut dapat diminimalkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
