Kebun Binatang Bandung: Lelang Gagal, KSP Jadi Titik Fokus
Gambar atau konten salah?
Kebun Binatang Bandung masih belum menemukan solusi pengelolaannya. Proses lelang sedang berlangsung, namun beberapa kendala membuat tahapan ini tidak berjalan lancar.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan kendala yang menjadi tantangan. Ia menjelaskan bahwa nilai kerja sama pengelolaan (KSP) menjadi pemicu utama. “Hitung-hitungan sih. Jadi kan gini, kalau lelang ini teh kan ya serius sekali itu hitungannya besar sekali,” kata Farhan di Balai Kota Bandung pada Senin, 08 Juni 2026.
Karena nilai KSP menjadi kontroversi, lembaga calon pengelola berulang kali menegosiasikan kondisi tersebut. Jika nilai harus diubah, administrasi lelang harus diulang.
“Jadi nego, nego, nego, nego, ketika mereka mau mengubah angka yang ditawarkan itu teh harus mengajukan lelang ulang, kita administrasikan. Sementara waktu makin pendek,” ujarnya. Ia menutup pernyataannya dengan kalimat sederhana, “Jadi, Bismillah lah,.”
Berikut jadwal lelang ulang: dimulai pada 26 Mei 2026, penjelasan tender pada 03 Juni 2026, pengumpulan dokumen penawaran pada 04 Juni 2026, pelaksanaan tender pada 08 Juni 2026, penetapan mitra pada 09 Juni 2026, dan penandatanganan kerja sama pada 12 Juni 2026.
Nilai kesepakatan lelang untuk pengelolaan Kebun Binatang Bandung berusia 26 tahun mencapai triliunan rupiah. Audit menunjukkan omzet tiket setahun mencapai Rp 26 miliar, yang menjadi dasar perhitungan besar tersebut.
Dengan kondisi tersebut, calon pengelola harus menyesuaikan nilai KSP agar proses lelang dapat berjalan. Jika tidak, lelang harus dimulai ulang, menambah tekanan pada jadwal yang sudah ketat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
