Kemenag RI Lakukan Pemantauan Hilal 88 Titik untuk Idul Adha
Gambar atau konten salah?
Kemenag RI akan menggelar pemantauan hilal di 88 titik di seluruh Indonesia pada awal bulan Dzulhijjah 1447 H. Pemantauan ini menjadi bagian penting dalam sidang isbat penentuan awal bulan sekaligus Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M.M.
Jumat, 15 Mei 2026 – Arsad Hidayat, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, mengungkapkan: “Pemantauan hilal dilakukan secara luas di berbagai wilayah Indonesia agar hasil rukyat yang diperoleh semakin akurat dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam sidang isbat,” menekankan pentingnya data yang tepat.
Pemantauan hilal dilakukan di berbagai fasilitas: observatorium, pantai, rooftop gedung, menara pemantauan, hingga masjid strategis. Setiap titik dipilih secara cermat untuk mendukung proses rukyatul hilal di berbagai wilayah Indonesia.
- Aceh – Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga Km 0 Sabang Bukit Blang Tiron, Komplek Perta Arun Gas, Kota Lhokseumawe Pantai Lhok Geulumpang, Setia Bakti, Aceh Jaya
- Sumatera Utara – Lantai IX Anjungan Kantor Gubernur Sumatera Utara
- Sumatera Barat – Lantai 3 Gedung DPRD Pasaman Barat, Padang Tujuh, Kecamatan Pasaman Bukit Nganang, Kota Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota Puncak Langkisau Carocok Painan, Pesisir Selatan Kampus UIN Syeh Muhammad Jamil Djambek, Kubang Putiah, Kota Bukittinggi Panorama II Sitinjau Laut, Kabupaten Solok Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok Selatan Jorong Sikaladi, Nagari Pariangan, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar Salter Pantai Gandoriah, Kota Pariaman Dusun Simpang, Desa Kolok Mudiak, Kecamatan Barangin, Sawahlunto Puncak Tonang, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman Pasir Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Agam Hotel Bukik Gadang, Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung Pantai Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman Panorama Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kabupaten Lima Puluh Kota Masjid Al-Hakim, Jalan Samudera, Kelurahan Berok Nipah, Padang Lantai 2 Mamanda Cafe, Puncak Laing, Kota Solok Puncak Kabuik, Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang Bukit Tambun, Nagari Gunung Selasih, Kecamatan Pulau Punjung, Dharmasraya
- Riau – Pantai Selat Baru, Kabupaten Bengkalis Kepulauan Riau Pantai Tanjung Setumu, Kota Tanjungpinang Jambi Rooftop Bank Jambi Lantai 14, Telanaipura, Kota Jambi Sumatera Selatan Helipad Hotel Aryaduta Palembang Bangka Belitung Pantai Batu Kapur, Kabupaten Bangka Selatan Bengkulu Pantai Pasir Putih, Jalan Pariwisata No 1, Kelurahan Lempuing, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu Lampung POB Bukit Gelumpai, Pantai Canti Kalianda, Lampung Selatan DKI Jakarta Kanwil Kemenag DKI Jakarta Masjid Raya Hasyim Asy'ari, Jakarta Barat Masjid Musariin Pesantren Al-Hidayah Basmol, Jakarta Barat Pulau Karya/Pramuka (tentative) Rumah Falak Pondok Labu, Jakarta Selatan Jawa Barat POB Gunung Putri Lapas II B Banjar, Jalan Pelita, Kelurahan Sukamanah, Kota Banjar POB Pasir Lasih, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran Kampus SMA Astha Hanas, Jalan Raya Binong, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang POB Cibeas, Kp. Cibeas, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi Banten Pantai Anyer, Serang Jawa Tengah Planetarium dan Observatorium KH. Zubair Umar Al-Jailani, UIN Walisongo Semarang Pantai Binangun, Kabupaten Rembang Assalaam Observatory, PPMI Assalaam, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo Laboratorium Asy-Syira, Gedung Jenderal Soedirman, Kota Surakarta Pantai Kartini, Jepara Rooftop Gedung PP Rifaiyah, Kabupaten Batang Menara Pandang Teratai, Kabupaten Banyumas Pantai Jetis Grabag, Purworejo DI Yogyakarta POB Syekh Belabelu, Kretek, Bantul Jawa Timur PP Al Islam Joresan, Mlarak, Ponorogo PP Al-Basyatiyah, Madiun Madasa Sooko Mojokerto bekerja sama dengan PC LFNU Kabupaten Mojokerto Laboratorium UIN Madura Masjid Agung At-Taqwa Bondowoso bekerja sama dengan LF PCNU Bondowoso Pantai Pancur, Alas Purwo, Kecamatan Tegaldelimo, Banyuwangi Pantai Trunojoyo Taddan, Sampang Hotel Santika Blitar Asta Bujuk Brambang, Dusun Brambang, Kalimo'ok, Kalianget, Sumenep Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik Markaz Tanjung Kodok, Paciran, Lamongan Menara Rukyatul Hilal Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban POB PP Denanyar, Jombang Kalimantan Barat Pantai Indah Kakap, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Tengah Menara Masjid Raya Darussalam, Palangka Raya Kalimantan Timur KIPP Otorita IKN Kalimantan Selatan Rooftop Zuri Express Hotel, Banjarmasin Kalimantan Utara Satuan Radar AU (SATRAD) 204, Kota Tarakan Bali Pantai Sekeh, Patra Jasa, Kuta Selatan, Badung, Bali NTB POB Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara NTT Gedung Pelayanan BMKG Kupang, Kota Kupang, NTTSulawesi Selatan Unismuh Makassar Sulawesi Barat Tanjung Mercusuar Sumare, Mamuju Sulawesi Tenggara Pantai Bahari, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka Sulawesi Utara Area Parkir MTC Megamas Lantai R1, Kota Manado Gorontalo Desa Talumelito, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo Sulawesi Tengah POB BMKG Desa Marana, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala Maluku Karpan, Ambon Lantai 2 Kantor BMKG Kabupaten Kepulauan Tanimbar Desa Ngilngof, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara Puncak Kalipassa, Desa Eti, Kecamatan Seram Bagian Barat, Kabupaten SBB Desa Misa, Desa Haya, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah Gunung Salabung, Desa Waplauw, Kabupaten Buru Maluku Utara Pantai Ropu Tengah Balu, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat Pantai Afe Taduma, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate Papua Pantai Lampu Satu, Merauke The Hele'yo Yobeh, Kecamatan Sentani, Kabupaten Jayapura Papua Barat Pantai Masni, Manokwari Hotel Waigo, Kota Sorong
Sidang isbat awal Dzulhijjah 1447 H dijadwalkan berlansung pada Minggu, 17 Mei 2026, mulai pukul 16.00 WIB. Acara ini digelar di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jalan MH Thamrin No 6, Jakarta.
Sidang isbat akan melibatkan berbagai unsur: duta besar negara sahabat, wakil menteri agama, hingga Komisi VIII DPR RI. Selain itu, sidang juga diikuti oleh BMKG, BIG, BRIN, MUI, ormas Islam, hingga pimpinan pondok pesantren.
Rangkaian acara sidang isbat awal Dzulhijjah 1447 H/2026 M meliputi: Seminar Posisi Hilal (disiarkan secara langsung), Laporan Hasil Rukyat, Sidang Isbat, Konferensi Pers (disiarkan secara langsung). Siaran langsung sidang isbat dapat diakses melalui kanal resmi Kemenag RI dan Bimas Islam TV.
Proses pemantauan hilal di 88 titik ini dirancang untuk menghasilkan data yang akurat mengenai keberadaan hilal. Rukyat, atau pengamatan hilal, merupakan langkah kunci dalam menentukan awal bulan hijriah. Dengan mengumpulkan data dari observatorium, pantai, dan titik strategis lainnya, para pengamat dapat memverifikasi keberadaan hilal secara independen. Data ini kemudian dianalisis secara bersama-sama oleh panelis sidang isbat, yang memutuskan apakah bulan baru telah dimulai. Keputusan ini berdampak langsung pada penetapan tanggal Idul Adha, sehingga setiap warga dapat merayakan hari raya sesuai jadwal yang sah.
Keberadaan 88 titik pemantauan mencerminkan upaya Kemenag RI untuk melibatkan daerah-daerah yang berbeda secara geografis. Titik-titik tersebut tersebar dari Aceh hingga Papua, mencakup pulau-pulau kecil serta wilayah daratan utama. Dengan cakupan yang luas, kemungkinan terjadinya kesalahan pengamatan dapat diminimalkan. Selain itu, kolaborasi dengan lembaga seperti BMKG dan BIG memastikan bahwa faktor cuaca dan data geospasial turut dipertimbangkan dalam analisis hilal.
Sidang isbat tidak hanya menjadi ajang teknis, tetapi juga simbol kepercayaan masyarakat terhadap mekanisme penentuan kalender hijriah. Kegiatan ini menegaskan bahwa penetapan tanggal Idul Adha didasarkan pada observasi ilmiah dan bukan sekadar tradisi. Dengan melibatkan berbagai pihak, sidang isbat menegaskan bahwa keputusan akhir bersifat kolektif dan transparan.
Dengan demikian, pemantauan hilal di 88 titik dan sidang isbat pada 17 Mei 2026 di Jakarta menandai langkah penting dalam memastikan bahwa Idul Adha 1447 H/2026 M.M. dirayakan pada tanggal yang sah. Proses ini menegaskan komitmen Kemenag RI terhadap akurasi ilmiah dan keterbukaan, sekaligus menjaga kesatuan umat dalam menunaikan ibadah hari raya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait