Kenaikan Kristus 14 Mei: Dua Pukul Misa di Katedral Purwokerto
Gambar atau konten salah?
Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus jatuh pada 14 Mei 2026, sebuah perayaan penting dalam kalender liturgi umat Katolik. Pada hari ini, umat merayakan kenaikan Kristus ke surga, menandai akhir perjalanan fisik-Nya di bumi.
Di Purwokerto, beberapa gereja dan paroki telah menyiapkan rangkaian misa untuk menyambut perayaan ini. Setiap tempat ibadah menyediakan lebih dari satu sesi, memberi kesempatan kepada jemaat agar dapat memilih waktu yang paling sesuai dengan jadwal harian mereka.
Rangkaian misa di Katedral Kristus Raja Purwokerto direncanakan pada 14 Mei 2026 dengan dua sesi utama. Pukul 07.00 WIB dan 17.00 WIB menjadi pilihan bagi para pengikut yang ingin hadir secara langsung. Bagi yang tidak dapat datang, katedral menyediakan siaran langsung melalui kanal YouTube resmi, memungkinkan partisipasi virtual.
Pihak katedral juga menekankan pentingnya kedatangan lebih awal untuk mengurangi kepadatan antrean kendaraan di pintu masuk parkir. Dengan langkah ini, proses kedatangan dapat berlangsung lebih tertib dan nyaman bagi seluruh jemaat.
Di Gereja Santo Yosep Purwokerto Timur, misa Kenaikan Yesus Kristus dilaksanakan pada dua hari berturut-turut: 13 Mei 2026 dan 14 Mei 2026. Pada 13 Mei, jemaat diundang pada pukul 18.00 WIB. Sedangkan pada 14 Mei, ada dua sesi, yaitu pukul 07.00 WIB dan 18.00 WIB, memberi fleksibilitas bagi umat yang ingin merayakan di pagi atau sore hari.
Paroki Santo Paskalis Baylon Wangon menyiapkan rangkaian misa di beberapa titik pelayanan di wilayah Wangon. Pada 14 Mei 2026, jadwalnya mencakup:
- Paroki Santo Paskalis Baylon Wangon: 07.30 WIB
- Stasi Jatilawang: 06.00 WIB
- Stasi Kebasen: 08.00 WIB
- Stasi Gentawangi: 10.00 WIB
- Stasi Kaliwedi: 17.00 WIB
Setiap titik pelayanan menawarkan waktu yang berbeda, memudahkan jemaat di berbagai wilayah untuk ikut serta tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Dengan demikian, perayaan Kenaikan Yesus Kristus dapat dirasakan secara luas di seluruh komunitas Katolik Purwokerto.
Kesempatan untuk mengikuti misa pada hari ini tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga mempererat hubungan antar jemaat. Jadwal yang beragam mencerminkan upaya gereja untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan umat, sekaligus menjaga tradisi liturgi yang telah berlangsung selama berabad-abad.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
