Kera Liar Merusak Rumah Pak Wahyu, Evakuasi 20 Menit
Gambar atau konten salah?
Sragen, 3 Juni 2026 – Sebuah kera liar mengusik ketenangan warga di Dukuh Giriroto, Desa Girimargo, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen. Hewan tersebut masuk ke rumah seorang pemilik bernama Wahyu Rahmad, 33 tahun, dan merusak perabotan di dalamnya.
Insiden terjadi pada Rabu pagi, sekitar pukul 10.29 WIB. Menurut Kabid Pemadam Kebakaran Kabupaten Sragen, Tommy Isharyanto, kera itu muncul di permukiman dan segera memanjat ke balkon lantai dua rumah Pak Wahyu.
“Warga sempat dikejutkan dengan adanya kera liar yang masuk perkampungan. Kera tersebut lalu masuk ke rumah Pak Wahyu melalui balkon lantai 2,” kata Tommy. Ia melanjutkan bahwa kera langsung masuk ke kamar dan mengacau‑acau isi kamar.
Wahyu dan keluarganya terkejut saat melihat hewan liar mengamuk di dalam rumah. Mereka panik karena takut keselamatan keluarga terancam. Pak Wahyu segera menghubungi seorang relawan asal Gemolong bernama Sukino.
“Sekeluarga panik dan meminta bantuan melalui Pak Sukino, relawan Gemolong yang kemudian diteruskan ke Damkar Kab Sragen pos Gemolong untuk upaya evakuasi,” ucapnya. Laporan tersebut langsung diteruskan ke Pos Damkar Gemolong.
Petugas pemadam kebakaran berangkat ke lokasi untuk melakukan evakuasi non‑pemadaman. Beruntung, tim yang sudah terlatih berhasil mengamankan kera liar tanpa kendala berarti. Proses evakuasi berlangsung cukup singkat.
“Durasi evakuasi berlangsung kurang lebih 20 menit,” jelas Tommy. Selama proses tersebut, kera merusak material di dalam rumah, namun tidak menimbulkan korban jiwa atau luka.
Setelah kera diambil, tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menanganinya. “Dampak dari kejadian ini memang sempat membahayakan keluarga korban dan membuat kerusakan di dalam rumah. Namun, kami pastikan korban jiwa nihil, kera sudah diambil oleh tim BKSDA,” pungkasnya.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya kewaspadaan warga terhadap hewan liar di daerah perkotaan. Meskipun tidak menimbulkan korban, kerusakan material di rumah tetap menjadi dampak nyata yang harus diperbaiki.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
