Kobra 1 Meter Terungkap di Rumah Warga Kendari, Evakuasi Cepat
Gambar atau konten salah?
Kendari – Seekor kobra berukuran 1 meter muncul di rumah warga pada 02 April 2026. Warga bernama Wanda mengaku menemukan ular tersebut di balik gorden ketika hendak menutup pintu setelah mengantar anaknya ke sekolah.
“Ukurannya itu sekitar 1 meteran panjangnya. Langsung dievakuasi Damkar kemarin,” kata Wanda kepada detikcom pada 03 April 2026. Ia menjelaskan bahwa kepala ular sudah masuk ke dalam rumah bersamaan dengannya, sehingga ia langsung teriak karena kaget. “Kepalanya sudah masuk bersamaan saya masuk, saya langsung teriak karena kaget. Ularnya keluar lagi lalu sembunyi di batu,” ujarnya.
Wanda tinggal di BTN Green Dirland Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kendari. Saat kejadian, suaminya sempat ingin menangkap ular, namun mengurungkan niat karena takut bahaya. “Suami juga takut tangkap karena berbahaya, jadi kami langsung telepon damkar. Mereka datang cepat lalu langsung evakuasi,” tambahnya.
Ia belum tahu pasti asal ular, namun menduga berasal dari hutan di depan rumah atau mungkin ikut mobil suaminya dari Morowali. “Belum tahu pasti asalnya, soalnya di depan rumah ada hutan. Ada juga yang bilang mungkin ikut mobil suami saya dari Morowali,” jelasnya.
Setelah menerima laporan pada pukul 12.12 Wita, Damkar Kendari dipimpin oleh Kasi Kerjasama dan Publikasi Martoyo Awaludin segera menindaklanjuti. Ia mengonfirmasi proses evakuasi. “Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi dan melakukan evakuasi. Ular kobra berhasil diamankan tanpa kendala,” tutupnya.
Evakuasi berlangsung cepat. Tim Damkar menelpon rumah Wanda, mempersiapkan alat penangkap, dan menutup pintu agar ular tidak melarikan diri. Setelah diantar ke tempat penampungan, ular dipelihara sementara menunggu penanganan lebih lanjut.
Insiden ini menambah daftar kasus ular kobra di Sulawesi Tenggara. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan segera melaporkan temuan ular ke pihak berwenang.
Keberadaan kobra di lingkungan perumahan menandakan potensi konflik antara satwa liar dan manusia. Penanganan cepat oleh Damkar membantu mengurangi risiko serangan dan memastikan keselamatan warga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
