Kopi Indonesia Global: Dua Coffee, Kenangan, dan Lainnya
Gambar atau konten salah?
Pengusaha kuliner asal Indonesia kini banyak yang melangkah ke pasar global. Dari kedai kopi yang telah menorehkan ribuan cabang di tanah air, beberapa yang paling terkenal mulai menaruh kaki di luar negeri.
Berawal dari Dua Coffee, yang memutuskan untuk membuka gerainya di Washington DC pada tahun 2019, gerai tersebut masih beroperasi hingga kini. Dua Coffee tak hanya menawarkan minuman, tapi juga biji kopi yang bisa dibeli langsung.
Selain Dua Coffee, ada Kopi Kenangan yang sudah memiliki ratusan gerai di Indonesia. Pada tahun 2022, mereka membuka cabang pertama di Kuala Lumpur, Malaysia, dan sejak itu terus memperluas jaringan ke Singapura, Filipina, India, Australia, dan rencananya ke Taiwan.
Gerai lain yang juga melakukan ekspansi ke luar negeri adalah Tomoro Coffee, Fore Coffee, dan Toko Kopi Tuku. Ketiganya telah menempatkan gerai di berbagai kota besar di Asia Tenggara dan bahkan di Belanda.
1. Dua Coffee
Dua Coffee memilih Amerika Serikat sebagai pangkalan ekspansi pertama. Gerainya terletak di McPherson Square, Downtown Washington DC, dan menampilkan interior yang besar dan hangat. Menu yang ditawarkan tidak hanya minuman kopi, melainkan juga biji kopi. Kamu dapat mencoba flavored latte, brown latte, dan Aceh Gayo cold brew. Harga rata-rata sekitar 4 USD (Rp 70 000).
2. Kenangan Coffee
Gerai Kopi Kenangan yang telah menorehkan ratusan cabang di Indonesia memulai ekspansi ke luar negeri pada tahun 2022. Gerai pertama muncul di Kuala Lumpur, Malaysia, dengan konsep Grab and Go yang menargetkan pasar Asia Tenggara. Menu utama termasuk Kenangan Latte, Avocado Coffee, Creamy Latte, dan Freezy Mocha Chips. Harga mulai dari RM 4.90 – 18.90 (Rp 21 710 – Rp 83 739).
Setelah Malaysia, Kenangan Coffee membuka gerai di Singapura, Filipina, India, Australia, dan berencana membuka cabang di Taiwan.
3. Tomoro Coffee
Tomoro Coffee memulai ekspansi pada akhir tahun 2023, fokus pada Asia Tenggara dan China. Gerai di Singapura menyesuaikan menu dengan selera lokal, misalnya mengurangi kadar gula. Selain menu standar, Tomoro Coffee juga menampilkan Oatside series. Gerai di Singapura sudah berada di beberapa lokasi strategis seperti NUS dan Novena Square.
4. Fore Coffee
Fore Coffee juga melakukan ekspansi ke Singapura mulai November 2023. Gerai dapat ditemukan di Bugis Junction, The Cathay, dan Tiong Bahru Plaza. Menu yang ditawarkan mirip dengan gerai di Indonesia, dengan signature seperti Iced Aren Latte, Pandan Latte, dan Sunny Burst Series.
5. Toko Kopi Tuku
Toko Kopi Tuku, yang terkenal di Jakarta dengan menu Kopi Susu Tetangga, memulai ekspansi ke luar negeri dengan membuka pop‑up store di Seoul, Korea Selatan. Pada tanggal 12 Februari 2026, gerai resmi dibuka di De Hallen, Amsterdam, Belanda. Pilihan kota tersebut didorong oleh populasi diaspora Indonesia yang besar. Menu andalan, Kopi Susu Tetangga, dibawa ke sana.
Video “Cerita Uni Tutie Bawa Rendang Menembus Pasar Global!” menampilkan perjalanan ekspansi Toko Kopi Tuku, meskipun tidak tersedia tautan langsung.
Ekspansi ini menunjukkan bahwa kopi Indonesia tidak hanya populer di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar internasional. Dengan menyesuaikan menu dan konsep, para pelaku kopi Indonesia berhasil menembus pasar global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
