Kopi Kembung: Asam Lambung dan Susu Menjadi Penyebab
Gambar atau konten salah?
Setiap pagi, banyak orang mengandalkan secangkir kopi untuk memulai hari. Kafein memberi dorongan energi yang terasa cepat, namun tidak sedikit yang merasakan kembung atau rasa tidak nyaman setelah minum.
Menurut laporan Health pada 22 Maret 2026, efek samping kembung setelah minum kopi memang memiliki alasan ilmiah. Kopi mengandung asam alami yang dapat meningkatkan produksi asam lambung.
Ketika asam lambung meningkat, lapisan lambung dapat mengalami iritasi ringan, memicu pembentukan gas di saluran pencernaan. Gas ini menumpuk dan membuat perut terasa penuh atau kembung. Efek ini terasa lebih kuat bila kopi diminum saat perut kosong, karena tidak ada makanan yang menyeimbangkan asam.
Selain kafein, kopi juga dapat mempercepat gerakan usus. Gerakan yang lebih cepat dapat menyebabkan mulas atau ketidaknyamanan perut. Bahan tambahan dalam kopi, seperti susu, krimer, gula, atau pemanis buatan, juga dapat menjadi penyebab utama perut kembung, khususnya bagi orang yang intoleran laktosa atau sensitif terhadap gula tertentu.
Data Healthline menunjukkan bahwa sekitar 65% populasi dunia mengalami kesulitan mencerna laktosa dalam susu. Konsumsi produk susu dapat memicu kram, gas, dan kembung.
Jenis kopi juga memengaruhi tingkat keasaman. Kopi dengan keasaman tinggi cenderung lebih mudah memicu iritasi lambung dibandingkan dengan dark roast atau cold brew yang memiliki kadar asam lebih rendah. Banyak orang merasa lebih nyaman ketika mengganti kopi biasa dengan kopi cold brew atau kopi rendah asam.
Walaupun asam kopi dapat menimbulkan ketidaknyamanan, penelitian menunjukkan bahwa kopi mengandung senyawa antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh.
Berikut beberapa langkah sederhana untuk mengurangi risiko kembung: hindari minum kopi saat perut kosong; perhatikan bahan tambahan seperti susu atau pemanis; batasi jumlah kopi harian; dan pilih jenis kopi yang lebih rendah asam.
Secara keseluruhan, kopi tetap menjadi pilihan populer untuk memulai hari, namun kesadaran akan efek asam dan bahan tambahan dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan perut. Mengubah jenis kopi atau menyesuaikan waktu minum dapat membuat pengalaman kopi lebih nyaman bagi banyak orang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
