Kurban Idul Adha 2026 di Banjarnegara: 52 Sapi, 339 Kambing
Gambar atau konten salah?
Di Banjarnegara, Dusun Krajan di Desa Batur, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, kembali terjadi kebanjiran hewan kurban pada Idul Adha 2026. Sebanyak 52 sapi dan 339 kambing dikurbankan, menambah tradisi yang sudah berlangsung lama.
Warga tidak hanya berkurban, mereka juga bergotong royong menyembelih dan menguliti ratusan hewan. Foto yang diambil menunjukkan warga berkumpul di sepanjang jalan dusun, tengah menguliti hewan kurban yang telah disembelih. Peralatan seperti pisau digunakan untuk memproses daging.
Di pinggir jalan, rangkaian bambu dan besi dibangun. Beberapa hewan kurban digantung di rangkaian tersebut dengan posisi kepala di bawah. Kulit sapi dan kambing mulai dikupas, sementara warga tampak senang melakukan aktivitas tersebut. Pemandangan di lokasi menampilkan sawah luas dan gunung di kejauhan.
Seekor sapi yang belum disembelih masih berada di kandang, dijaga oleh beberapa warga. Kades Batur, Fauzi, menyebut jumlah kurban tahun 2026 di Krajan: 52 sapi, 339 kambing, dan 703 sohibul kurban. “Rekap jumlah kurban tahun 2026 di Krajan ada 52 sapi, 339 kambing, dan 703 sohibul kurban,” sebut Fauzi dalam pesan singkat.
Fauzi menjelaskan bahwa ratusan hewan kurban berasal dari swadaya masyarakat Krajan. “Kalau selama ini (hewan kurban) murni dari masyarakat lokal. Jadi tahun ini ada pergeseran dari sapi ke kambing,” jelasnya.
Hewan-hewan tersebut akan disembelih hari ini di masing-masing musala dan masjid. Daging kurban kemudian dikumpulkan di gedung Muhammadiyah setempat. “(Hewan kurban disembelih) Serentak hari ini,” tambah Fauzi.
Daging kurban akan didistribusikan ke luar Banjarnegara sesuai permintaan. Wilayah yang telah mengajukan permintaan antara lain Batang, Purbalingga, Wonosobo, dan Pekalongan. “Seperti di tahun-tahun sebelumnya kita didistribusikan selain untuk warga lokal, untuk warga di luar wilayah sampai luar kabupaten. Ada dari Wonosobo, Batang, Pekalongan, Purbalingga,” ungkapnya.
Tradisi Idul Adha di Krajan menunjukkan partisipasi aktif masyarakat, kolaborasi desa dengan lembaga, serta distribusi daging ke daerah sekitarnya. Pergeseran jenis hewan kurban dari sapi ke kambing menandai perubahan kebiasaan yang masih berakar pada nilai swadaya dan gotong royong.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai