Lebaran 2026: KAI Commuter Bandung Penuhi 581.103 Penumpang
Gambar atau konten salah?
Di pintu selatan Stasiun Bandung, suasana Lebaran terasa penuh hiruk-pikuk. Ribuan warga datang, baik untuk mudik lokal maupun bersilaturahmi dengan keluarga di Bandung Raya. Beberapa dari mereka juga memanfaatkan stasiun sebagai titik awal perjalanan wisata.
Restia, 25 tahun, warga Cileunyi, datang bersama keluarga besarnya untuk mengunjungi Alun‑Alun Bandung. "Mau main ke Alun‑Alun Bandung. Dari sini tinggal jalan saja," kata Restia.
Ia menjelaskan bahwa kunjungan ke Bandung sudah menjadi rutinitas setiap tahun. "Akses menuju rumah sudah support pakai kereta, jadi gak usah pakai kendaraan pribadi lagi," ujarnya.
Kusmiati, 35 tahun, warga Lengkong, hendak bersilaturahmi di Padalarang, Bandung Barat. "Mau ke Padalarang, ke rumah saudara, kita gak pakai mobi pribadi karena tahu bakal macet, jadi lebih pilih kereta," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa selain menghindari kemacetan, biaya perjalanan menggunakan kereta juga lebih terjangkau. "Ya ongkosnya murah, kalau penuh wajar karena tikenya juga murah. Selain itu saya pilih naik kereta api, karena kalau pakai kendaraan pribadi jalannya macet‑macet. Intinya buat hindari macet," tambahnya.
Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter Wilayah II, menyatakan bahwa mobilisasi masyarakat Jawa Barat selama Lebaran 2026 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Angkutan Lebaran periode 11‑21 Maret 2026, total volume pengguna KAI Commuter Area 2 Bandung telah mencapai 581.103 orang. "Capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Commuter Line sebagai moda transportasi andalan untuk kebutuhan silaturahmi maupun wisata di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya pada momentum Lebaran tahun ini," kata Karina.
Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan yang aman, nyaman, dan inklusif. "Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari perjalanan silaturahmi masyarakat Jawa Barat. Dengan total lebih dari 581 ribu pengguna yang telah dilayani hingga hari ini, kami terus memastikan kelancaran operasional, khususnya di stasiun‑stasiun padat seperti Purwakarta dan Cicalengka, demi kenyamanan seluruh pengguna," ujar Karina Amanda.
KAI Commuter juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memantau jadwal keberangkatan secara real‑time melalui aplikasi C‑Access. "Mengingat volume pengguna diprediksi akan terus meningkat pada siang hari, pengguna diharapkan dapat mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan di peron stasiun serta selalu mengutamakan keselamatan selama berada di area stasiun maupun di dalam kereta," pungkasnya.
Lebaran 2026 menandai lonjakan penggunaan kereta di Bandung, dengan lebih dari lima ratus ribu penumpang. KAI Commuter berupaya menjaga keamanan dan kenyamanan, sementara penumpang diingatkan untuk merencanakan perjalanan guna menghindari keramaian di stasiun.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
