Lebaran, Lalu Lintas Jalan Ciwidey‑Rancabali Tetap Lancar
Gambar atau konten salah?
Bandung – Pada hari H Lebaran, arus lalu lintas di Jalan Raya Ciwidey‑Rancabali tetap ramai lancar pada Sabtu, 21 Maret 2026. Pengendara sebagian besar adalah pemudik lokal yang berkunjung ke keluarga di rumah.
Waktu pengamatan dimulai pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB. Roda dua dan roda empat mendominasi jalur tersebut. Tidak ada titik kepadatan yang terjadi di sepanjang jalan.
Beberapa pengendara masuk ke objek wisata seperti Kawah Putih, Ranca Upas, dan Ciwalini. Mobil dengan plat luar Bandung Raya masih melintas ramai, namun aktivitas di wisata tersebut tidak menimbulkan kepadatan berarti.
Humas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, menegaskan bahwa wilayah Ciwidey masih didominasi pemudik lokal. “Iya, hari H Lebaran biasanya pengendara yang ingin silaturahim dan pemudik lokal lah,” ujarnya.
Dari data yang dihimpun, tercatat 16.125 kendaraan melintas ke arah Ciwidey, sementara ke arah Soreang 13.346 kendaraan. Rata‑rata harian biasanya mencapai 26 ribu kendaraan ke Ciwidey dan 23 ribu kendaraan ke Soreang.
Budi Kamaludin, pengelola Kawah Putih Ciwidey, melaporkan kunjungan 2.034 warga negara Indonesia (WNI) dan 123 warga negara asing (WNA). Angka ini konsisten dengan akhir pekan biasa. Ia memprediksi peningkatan kunjungan pada hari berikutnya hingga beberapa hari ke depan, karena masyarakat masih fokus silaturahmi.
Budi menambahkan, “Kemungkinan besok puncaknya pengunjung. Kalau kami berharap bisa sampai akhir bulan.”
Kesimpulannya, pada hari H Lebaran lalu lintas di Jalan Raya Ciwidey tetap lancar meski banyak pemudik lokal. Kunjungan ke Kawah Putih dan objek wisata lainnya tetap terkontrol, namun diperkirakan akan meningkat di hari-hari mendatang. Data harian menunjukkan bahwa arus kendaraan masih di bawah rata‑rata harian, menandakan situasi masih dalam kendali.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
