Ledakan Petasan di Pekalongan Timur, 9 Orang Sakit di RS
Gambar atau konten salah?
Pekan ini, 21 Maret 2026, petasan meledak saat dirakit di Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur. Ledakan dini hari melukai sembilan orang, yang segera dievakuasi ke rumah sakit.
Empat korban dirawat rawat jalan di RS Siti Khodijah, satu di RSUD Bendan, dan satu lagi di klinik layanan kesehatan. Satu pasien di RS Siti Khodijah memerlukan amputasi jari akibat luka bakar berukuran besar.
Menurut koordinator Gawat Darurat RS Siti Khodijah, dr Nungki Ardila, tujuh pasien datang ke IGD. Empat di antaranya rawat jalan, tiga dirawat inap. Kondisi luka bakar berkisar antara 20% hingga 50%, dengan satu korban mencapai 50%.
Semua korban sadar saat tiba di rumah sakit. Tim medis terus memantau kondisi mereka dan menegaskan bahwa penanganan dilakukan secara maksimal.
Petasan meledak saat sedang diracik di rumah kosong. Tim Labfor Polda Jawa Tengah melakukan penyelidikan. Dari keterangan awal, korban memperoleh bubuk petasan melalui pembelian online, sejumlah 1,5 kg.
Ringkasan: Ledakan petasan di Pekalongan Timur menewaskan sembilan orang, dengan luka bakar 20–50% dan satu amputasi jari. Empat korban rawat jalan, tiga inap, satu di klinik. Penyebabnya adalah petasan yang sedang diracik, dan penyelidikan sedang berlangsung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
