Lima Chromebook Hilang, SDN Sine 1 Peminjam Sekolah Penerima

Eko P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 118 dibaca
Bisik.id
Lima Chromebook Hilang, SDN Sine 1 Peminjam Sekolah Penerima

Gambar atau konten salah?

Sragen, 24 April 2026 – Lima unit Chromebook yang dimiliki SD Negeri Sine 1 Sragen hilang pada malam Rabu (21/4). Kepala sekolah, Tri Herning Pamuji, mengaku bahwa kehilangan tersebut terjadi sekitar pukul 9 atau 10 malam.

“Iya betul, kehilangan Chromebook pada Rabu (21/4) sekira pukul 9 atau pukul 10 malam,” ujarnya saat ditemui di kantor pada hari Jumat.

Unit Chromebook tersebut direncanakan akan digunakan untuk Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada Kamis (23/4). Akibatnya, sekolah harus meminjam perangkat dari SDN Sine 3. Dari total 15 unit, 5 unit dipinjam.

“Dari 15 Chromebook, yang diambil 5 Chromebook. Kebetulan kan Kamis itu hari terakhir TKA, anak-anak melaksanakan tes kompetensi akademik gitu,” kata Tri.

Menurut kepala sekolah, insiden bermula ketika dua pria muncul di pintu sekolah pada pukul 21.00 WIB. Seorang pemilik warung di depan sekolah menanyakan tujuan kedatangan mereka.

“Pas ditanya katanya mencari penjaga sekolah. Lalu dijawab kalau penjaganya tidak ada di sekolah. Katanya dua orang itu mau ketemu pinjam uang, terus ditanya lagi, mau ditungguin apa ditinggal, ternyata ditunggu. Dan mereka masuk ke lab dengan mengambil kunci dari laci kantin,” ucap Tri.

Keamanan sekolah diwarnai oleh kejadian pintu lab terbuka sedikit. Penjaga sekolah, Mas Agus, menemukan lima unit Chromebook tidak ada.

“Mas Agus (penjaga) yang melihat kalau pintu terbuka sedikit dan dilihat kalau tidak ada lima Chromebook. Itu mengambil kuncinya lab itu di laci kantin. Lah kunci itu kuncinya milik TK, satu gombyok (satu rangkaian), diambil lewat laci itu terus dibuka, kok bisa gitu lho. Sebenarnya bukan kunci lab. Itu dibuka kunci dan gemboknya dibawa semua,” kata Tri.

Meski kehilangan perangkat utama, pelaksanaan TKA pada hari kedua bagi 22 siswa SDN Sine 1 tetap berjalan. Sekolah bergerak cepat meminjam Chromebook dari sekolah tetangga.

“Saya pinjam 5 Chromebook di SD Sine 3. Alhamdulillah TKA tetap berjalan lancar meski jadwalnya mundur sedikit untuk proses instalasi perangkat pinjaman,” jelas Tri.

Chromebook tersebut merupakan bantuan dari Kemendikbud pada tahun 2021, dikutip Tri.

“Chromebook itu bantuan tahun 2021. Itu dari Kemendikbud, dari Pak Nadiem Makarim. Selama 2021 sampai 2024 ini beroperasi dengan baik sesuai dengan programnya Kemendikbud, ANBK, ini ada TKA ini bukan perdana. Itu semua alhamdulillah lancar, mandiri tidak gabung,” tegasnya.

Setiap unit Chromebook diperkirakan bernilai Rp 5,8 juta. Dengan 5 unit hilang, kerugian diperkirakan sekitar Rp 30 juta.

“Kurang lebih 5,8 juta. Di sini dapat 15 Chromebook. Ya, itu (kerugian) kisaran kurang lebih 30 juta,” terangnya.

Sekolah telah melaporkan kejadian ini ke Polsek setempat. Hingga kini, saksi-saksi termasuk penjaga sekolah, petugas CCTV, dan proktor masih dimintai keterangan.

“Sudah dilaporkan. Tadi penjaga sekolah dan petugas CCTV juga sudah ke Polsek untuk dimintai keterangan,” pungkas Tri Herning.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya pengamanan fasilitas sekolah, terutama perangkat digital yang mendukung proses belajar mengajar. Meskipun kehilangan, SD Negeri Sine 1 berhasil menjaga kelangsungan ujian dengan meminjam perangkat, menunjukkan kesiapan dan fleksibilitas sekolah dalam menghadapi kendala.

Chromebook hilangSD Negeri Sine 1Tes Kompetensi AkademikKeamanan sekolahPolsekKemendikbudKerugian 30 juta

Komentar

Memuat komentar...