Little Toni's Jadi Landmark Baru Setelah Film Obsession Viral
Gambar atau konten salah?
Obsession adalah film horor psikologis yang dirilis pada tahun 2026. Film ini mengisahkan Bear, karyawan toko musik yang diam-diam mencintai rekan kerjanya, Nikki. Karena takut mengungkapkan perasaannya, Bear memanfaatkan jimat gaib bernama One Wish Willow yang diklaim mampu mengabulkan satu permintaan. Dari jimat itu muncul teror dan kekacauan yang memaksa penonton meneguk air dingin.
Film ini tidak hanya mencetak rekor box office, tapi juga menimbulkan kegilaan di media sosial. Setiap kali adegan menegangkan diputar ulang, komentar tentang tempat syuting menjadi viral. Salah satu tempat yang paling sering dibicarakan adalah sebuah restoran kecil bernama Little Toni's di North Hollywood, Los Angeles.
Little Toni's mengusung konsep Italian‑American. Menu utamanya meliputi Calzone, Spaghetti, New York Steak, Chicken Parmigiana, dan Toni's Special Seafood Fettuccine. Harga makanan di sini mulai dari 20 USD (Rp 363.000). Restoran ini dulunya hanya tempat makan biasa, namun kini menjadi destinasi bagi para penggemar film.
Booth tertentu di restoran menjadi ikon setelah muncul dalam adegan yang sering dibagikan di TikTok, Instagram, dan platform lain. Foto booth itu menjadi simbol visual bagi para penggemar yang ingin meniru momen tersebut di dunia nyata.
“Itu seperti adegan ikonik dalam film dan tiba-tiba viral di mana-mana,” ujarnya Ana Abad, salah satu pengunjung. Ia menambahkan bahwa ia sengaja datang hanya untuk berfoto di tempat yang sama.
Fenomena ini membuat jumlah pelanggan di Little Toni's melonjak. Banyak orang datang membawa kamera dan ponsel, menunggu giliran untuk duduk di booth yang sama. Beberapa bahkan memesan makanan khusus agar bisa duduk tepat di lokasi yang diinginkan.
Cooper Harris Jacobsen, pengunjung lain, mengatakan ia datang karena penasaran ingin melihat langsung tempat yang viral itu. Ia menilai suasana restoran cukup berbeda dari biasanya.
Monte Bradford, yang datang bersama pasangan, mengaku kunjungannya menjadi agenda kencan. “Pasti akan saya unggah ke Instagram,” katanya, menandakan niatnya berbagi momen tersebut.
Walaupun hanya lokasi syuting sederhana, popularitas Obsession berhasil mengubah booth restoran menjadi daya tarik baru. Beberapa pengunjung bahkan melaporkan merasakan suasana sedikit menyeramkan, mengingat adegan-adegan mencekam yang ditampilkan dalam film.
Dengan meningkatnya kunjungan, restoran kini harus menyesuaikan jadwal dan kapasitas. Karyawan harus menyiapkan tempat duduk tambahan dan memperhatikan keamanan pelanggan yang datang dalam jumlah besar.
Kesimpulannya, film Obsession tidak hanya memengaruhi box office, tetapi juga memicu perubahan signifikan di industri restoran lokal. Popularitas film ini membuktikan bahwa tempat syuting dapat menjadi landmark baru bagi para penggemar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jaime Tan Juara MasterChef: Roti Canai dalam Waktu Singkat
Mantan Insinyur Meta Jadi Penjual Mie Kaki Lima di Jakarta
Jasuke, Jajan Jagung Manis Keju, Tetap Kena Favorit
Awkarin Jelaskan Harga Pecel Lele di Melbourne, Harga 8 Dolar
Minyak Truffle Palsu: Rasa Asli vs Sintetis di Pasaran
Kopitiam Jakarta Barat: 5 Tempat Terbaik Menu Tradisional Paling Suka
Berita Terbaru
RSUD Blambangan Buka Layanan Kemoterapi Baru, Dukung Psikologis
Jaime Tan Juara MasterChef: Roti Canai dalam Waktu Singkat
BookCabin Travel Fair 2026: Diskon Tiket & Cashback
Lion Air & Super Air Jet Bagasi Gratis 10kg, 7kg Kabin
Garuda Kalah Oman 3-0 di SUGBK: Taktik Fleksibel Herdman Mencuat
Lenovo Luncurkan Rangkaian Perangkat FIFA 2026 di Indonesia
UMY: Pendaftar Mahasiswa Baru Turun dari 25k ke 18k tahunan
Fajar Riza Mengajak Guru Jadi Arsitek Pembelajaran di Garut
BI Ramalkan Rupiah Menguat ke Rp 16.800‑17.500 per US$ 2027
