Longsor Tutup Jalan Sapta Marga, Jembatan Gubernur Tertutup
Gambar atau konten salah?
Longsor menutupi Jalan Sapta Marga di Kelurahan Botu, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo pada Rabu, 20 Mei 2025. Akibat hujan lebat, material longsor—tanah dan batu—menutupi bagian bawah jembatan menuju kantor Gubernur Provinsi Gorontalo. Akibatnya, akses jalan menjadi lumpuh.
“Benar, ada longsor lokasinya pas menuju kantor Gubernur Gorontalo,” kata Sofian Ibrahim, Sekretaris Daerah Gorontalo, kepada media pada hari itu. Ia menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi memicu longsor tersebut.
“Jadi hari ini memang turun hujan agak lebat. Sehingga kejadian barusan di jalan di bawah jembatan kantor Gubernur Provinsi Gorontalo ada longsoran kecil,” ungkap Sofian. Ia menambahkan bahwa material longsor membuat jalan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua. “Hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, roda empat tidak bisa walaupun roda dua bisa tapi kami lihat masih berbahaya maka kami akan tutup sementara. Material tanah dan batu ikut jatuh dari atas,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa di kawasan kantor gubernur ada dua jalur. “Kita punya dua jalur di kawasan Kantor gubernur jalur jalur atas bisa dilalui dan jalur bawa masih longsor,” jelas Sofian. Karena kondisi yang belum aman, pihak daerah menutup sementara jalur yang terpengaruh.
“Nah, kita berharap kepada seluruh ASN yang melewati jalan menuju kantor Gubernur yang berdinas di kantor Gubernur untuk hati‑hati melewati jalur dari bagian bawa dan di atas. Juga kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa waspada dan hati‑hati,” pungkas Sofian, mengimbau warga agar tetap berhati‑hati terhadap longsor imbas cuaca yang tidak menentu.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi banjir dan longsor. Pihak berwenang mengingatkan bahwa kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat, sehingga setiap orang di wilayah tersebut disarankan untuk selalu memantau informasi terkini dan mengikuti arahan resmi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
