Makan Sebelum Salat Idul Adha: Sunah atau Pilihan Bagi Muslim
Gambar atau konten salah?
Banyak orang bertanya tentang anjuran makan sebelum salat Idul Adha. Perbedaan antara Idul Fitri dan Idul Adha terlihat jelas. Beberapa Muslim memilih menunda makan hingga salat Id selesai dilaksanakan. Anjuran ini berkaitan dengan tradisi menikmati daging kurban setelah ibadah.
Menurut laman Rumaysho (26 Mei 2023), bagi yang berkurban, ada anjuran tidak makan sebelum salat Idul Adha. Para ulama sepakat bahwa menunda makan sebelum salat Idul Adha adalah sunah. Imam Nawawi dalam Minhaaj Ath‑Thalibin berkata, “Sunah Idul Fitri adalah makan sebelum salat.” Ia menambahkan, “Sunah Idul Adha adalah tidak makan sebelum menunaikannya.” Pendapat serupa juga disampaikan Imam Al‑‘Amrani dalam Al‑Bayaan. “Makan sebelum salat Idul Fitri itu mustahab, sedangkan Idul Adha dianjurkan makan setelah salat,” jelasnya.
Bagi Muslim yang tidak berkurban, hukum makan sebelum salat Idul Adha masih sering dipertanyakan. Mayoritas ulama tetap menganjurkan menunda makan hingga salat selesai. Namun mazhab Hambali punya pandangan berbeda. Mereka membolehkan makan sebelum maupun sesudah salat Idul Adha bagi yang tidak berkurban. Ibnu Qudamah dalam Al‑Mughni menulis, “Jika seseorang tidak punya kurban, tidak masalah makan sebelum salat Id.” Pendapat ini merujuk pada keterangan Imam Ahmad. Ibnu Hazm juga menjelaskan, “Jika makan sebelum salat Idul Adha maka tidak mengapa.” Namun ia menambahkan, makan setelah menyantap daging kurban tetap lebih baik.
Mayoritas ulama menilai sunah tidak makan sebelum salat Idul Adha berlaku untuk semua. Anjuran ini berlaku baik bagi yang berkurban maupun yang tidak berkurban. Meski begitu, hukum menunda makan sebelum salat Id bukan kewajiban. Jika memilih sarapan lebih dulu sebelum salat, hal tersebut tetap diperbolehkan. Banyak Muslim menjalankan sunah ini demi mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW. Alasan sunah ini juga berkaitan dengan tradisi menyantap daging kurban usai salat. Momen makan bersama setelah ibadah Idul Adha pun terasa lebih istimewa.
Banyak Muslim memilih menunda makan sebelum salat Idul Adha karena tradisi dan sunah. Hukum menunda makan tidak diwajibkan, namun dianjurkan. Praktik ini membantu menjaga kesucian ibadah dan mempererat kebersamaan saat berbagi hasil kurban.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
