Man Malaysia Terkejut Harga Steak A5 di Kencan Pertama
Gambar atau konten salah?
Seorang pria Malaysia yang memiliki akun media sosial @naanchiztarik mengungkapkan pengalaman kencan pertama yang tidak menyenangkan. Ia menulis cerita tersebut pada 22 April 2026 setelah kejadian terjadi di sebuah restoran.
Pria itu memulai pertemuan dengan memesan menu sederhana: chicken chop untuk dirinya. Ia tidak menyadari bahwa pasangan kencannya, seorang wanita, telah memesan makanan lain ketika ia pergi ke toilet. Saat tagihan datang, ia terkejut melihat total yang jauh lebih tinggi. Ia baru mengetahui bahwa wanita tersebut memesan steak wagyu A5, sebuah hidangan premium yang harganya cukup mahal.
Setelah mengetahui hal itu, pria tersebut bertanya kepada wanita tersebut apakah ia bersedia membayar makanan yang ia pesan sendiri. Respons yang ia terima tidak terduga. Wanita tersebut berkata, "Kalau tahu diri miskin, jangan ajak orang kencan. Kamu hanya membuang waktu orang." Kata-kata tersebut membuat pria itu merasa tersinggung dan kecewa, mengingat pertemuan tersebut masih bersifat kencan pertama tanpa adanya komitmen lebih lanjut.
Pria itu membalas dengan nada kesal, mempertanyakan sikap wanita tersebut yang tampak menikmati makanan mahal namun berharap orang lain yang menanggung biayanya. Ia menulis, "Ini baru kencan pertama, bukan perayaan ulang tahun pernikahan," menegaskan bahwa ia tidak ingin menjadi pihak yang menanggung biaya makanan tersebut.
Setelah kejadian itu, pria tersebut memutuskan untuk memblokir kontak wanita tersebut. Ia merasa harga dirinya direndahkan dan tidak ingin terus berhubungan. Ia menambahkan, "Banyak yang bertanya bagaimana akhirnya. Jadi, pada akhirnya saya yang membayar. Jujur, ego saya cukup terpukul karena dia mengatakan saya miskin. Saya anggap saja ini sebagai sedekah untuk orang yang membutuhkan. Setelah itu, saya langsung memblokirnya. Sebagai informasi, dia memesan wagyu tanpa sepengetahuan saya. Saat itu saya pergi ke toilet dan memintanya memesankan makanan untuk saya. Baru saat membayar, saya sadar bahwa yang dia makan adalah wagyu. Itu sebabnya saya baru bertanya saat di kasir, karena tidak menyangka dia akan memesan makanan semahal itu," ia curhat.
Kisah ini menuai tanggapan beragam dari netizen. Sebagian besar memberikan dukungan kepada pria tersebut dan menilai sikap wanita itu tidak etis. Salah satu netizen menulis, "Saya jarang memesan makanan mahal jika ditraktir orang lain karena itu soal sopan santun," menekankan pentingnya menghormati perjanjian pembayaran.
Netizen lain menambahkan, "Saya juga seorang wanita, tapi saya paling tidak suka jika urusan makan jadi perhitungan, apalagi saat orang ingin mentraktir. Ini baru kencan pertama, baru tahap perkenalan, tapi wanita ini sudah mengambil kesempatan. Seharusnya Anda tidak perlu membayar wagyu pesanannya itu, apalagi dia sampai menghina Anda. Orang seperti itu tidak perlu diberi toleransi. Biarkan saja dia membayar sendiri. Orang di sekitar juga tidak akan menilai Anda buruk," menyatakan pendapatnya.
Reaksi netizen menunjukkan bahwa banyak yang menganggap penting kesopanan dalam kencan, terutama ketika ada perbedaan ekspektasi mengenai biaya. Mereka menilai bahwa menuntut pembayaran secara adil adalah hak setiap pihak, sementara menghina atau meremehkan pasangan hanya menambah ketegangan.
Dalam konteks ini, kisah tersebut menyoroti betapa pentingnya komunikasi jelas sebelum kencan. Menentukan siapa yang akan menanggung biaya dapat menghindari konflik di kemudian hari. Hal ini juga menegaskan nilai kebersamaan dan rasa hormat dalam hubungan, bahkan pada tahap awal perkenalan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
