Mandi Sunnah Idul Adha 2026: Panduan Praktis Muslim

Lina F. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 77 dibaca
Bisik.id
Mandi Sunnah Idul Adha 2026: Panduan Praktis Muslim

Gambar atau konten salah?

Idul Adha 2026 jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026. Sebelum berangkat ke masjid, banyak orang disarankan untuk mandi terlebih dahulu. Praktik ini didasari oleh beberapa sumber hadis dan buku fikih yang telah diangkat oleh otoritas agama di Indonesia.

Dokumen berjudul Tuntunan Shalat Idul Fitri Bersama Keluarga Dimasa Pandemi Covid-19 yang didistribusikan oleh Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan menyebutkan perkataan Amdullah bin Abbas RA yang menegaskan: “Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.

Di dalam buku Buku Fikih 4 karya Siti Khomisil Fatatil Aqilliah SPdI dan Kiki Rejeki SPd, ulama mazhab Hambali Ibnul Qayyim al-Jauziyyah menulis: “Terdapat riwayat yang shahih yang menceritakan bahwa Ibnu Umar yang dikenal sangat mencontoh ajaran Nabi SAW biasa mandi pada hari 'Idain (Idul Fitri dan Idul Adha) sebelum berangkat sholat.

Dua dalil tersebut sudah cukup menjadi landasan bagi para pengikut untuk mandi sebelum sholat Idul Adha. Untuk menyesuaikan diri dengan sunnah Nabi Muhammad SAW, berikut ini dijelaskan bacaan niat, tata cara, dan waktu yang tepat.

Menurut penjelasan, bacaan niat mandi sebelum sholat Idul Adha dalam bahasa Arab adalah: نَوَيْتُ سُنَّةَ الْغُسْلِ لِعِيْدِ الْأَضْحَى dan dalam transliterasi: Nawaitu sunnatal ghusli li'idil Adha. Artinya: Aku niat mandi sunnah Idul Adha. Walaupun membaca niat tidak wajib, niat yang sebenarnya berada di hati. Sejumlah ulama berpendapat bahwa mengucapkan niat secara lisan masih menjadi perdebatan.

Penting untuk diingat bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah mengucapkan niat secara lisan untuk sholat, puasa, atau ibadah lain. Begitu pula sahabat-sahabatnya pada masa awal Islam.

Waktu mandi sebelum sholat Idul Adha pada tahun ini dimulai dari Selasa malam, 26 Mei 2026, dan dapat dilaksanakan hingga Rabu pagi, 27 Mei 2026. Namun, waktu utama untuk mandi adalah setelah subuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026, sebagaimana dijelaskan dalam buku Muro'atul Ibadah Fi At-Thoharah Wa Sholat oleh Ibnu Asrori Najib dkk.

Menurut Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq karya Syaikh Sulaiman Ahmad, rukun mandi secara syariat Islam terdiri dari dua hal: pertama, niat di hati; kedua, membasuh seluruh tubuh. Dengan demikian, niat dan tindakan bersih menjadi inti dari ibadah mandi.

Berikut langkah-langkah mandi yang diajarkan Nabi Muhammad SAW:

1. Membasuh kedua telapak tangan tiga kali.

2. Mencuci kemaluan.

3. Melakukan wudu dengan sempurna.

4. Menyiram kepala dengan air, menggosok sela-sela rambut dan pangkalnya.

5. Membasuh seluruh tubuh, mulai dari sebelah kanan, lalu kiri.

Alasan lengkapnya terdapat dalam hadits Aisyah RA yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim: “Rasulullah SAW apabila mandi janabat, beliau memulai dengan membasuh kedua tangan, lalu menuangkan air dengan tangan kanan ke tangan kiri, kemudian mencuci kemaluan. Setelah itu berwudhu seperti wudhu untuk sholat, lalu membasahi pangkal rambutnya dengan memasukkan jari-jemarinya. Kemudian beliau menciduk dengan kedua tangan dan dibasuhkan ke kepala, sebanyak tiga cidukan, kemudian mengguyur seluruh tubuh.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, mandi sebelum sholat Idul Adha menjadi pelaksanaan yang sesuai dengan sunnah. Mandi ini bukan sekadar kebersihan fisik, melainkan juga bentuk penghormatan terhadap ajaran Nabi Muhammad SAW.

Para pengikut dapat memulai mandi kapan saja antara Selasa malam, 26 Mei 2026, hingga Rabu pagi, 27 Mei 2026, namun sebaiknya dilakukan setelah subuh agar lebih mendekati waktu sholat. Menjalankan niat dan rukun mandi secara lengkap akan memastikan ibadah mandi menjadi sah dan sesuai dengan tuntunan Nabi.

Praktik mandi sebelum sholat Idul Adha, meski sederhana, tetap menjadi bagian penting dalam persiapan spiritual bagi umat. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan, setiap individu dapat merasakan kedekatan lebih dengan sunnah dan menyiapkan diri secara fisik maupun mental untuk melaksanakan sholat Idul Adha.

Idul Adhamandi sunnahniat mandiwaktu subuhsholat Idul AdhahaditsKementerian AgamaIbnu Umar

Komentar

Memuat komentar...