Mantan IT Jadi Petani, Omzet Rp1 Miliar, Inspirasi Modern

Andi B. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 77 dibaca
Bisik.id
Mantan IT Jadi Petani, Omzet Rp1 Miliar, Inspirasi Modern

Gambar atau konten salah?

Pada 29 Mei 2026, kisah inspiratif seorang mantan pegawai IT menjadi sorotan publik. Ia memilih pulang kampung untuk menjadi petani buah, sebuah langkah yang kini menghasilkan omzet hingga Rp 1 miliar per tahun.

Chethan Shetty, asal Karnataka, India, memutuskan kembali ke tanah kelahirannya pada 2017 setelah delapan tahun bekerja di sektor korporat. Ia mengelola lahan warisan keluarga seluas 11 hektar di daerah tersebut. Meskipun sempat diragukan oleh teman dan kerabat, keputusan tersebut akhirnya membuahkan hasil manis.

Dengan modal awal sekitar Rs 17-18 lakh (setara Rp 316-334 juta), Chethan mengembangkan pertanian modern. Ia menanam buah premium dan eksotis yang memiliki nilai jual tinggi di pasar. Pendapatan tahunan yang dihasilkan berkisar antara Rs 25-60 lakh atau setara Rp 464 juta hingga Rp 1 miliar.

Keberhasilan Chethan tidak lepas dari pendekatan inovatifnya. Ia memanfaatkan teknologi sederhana namun efektif, seperti sistem irigasi tetes dan pemupukan organik. Selain itu, ia juga memperhatikan kualitas produk dengan menjaga standar kebersihan dan keamanan pangan.

Di sisi kuliner, daerah Kalimalang di Jakarta Timur menyuguhkan destinasi menarik bagi pencinta daging asap. Rumah makan Kobar Daging Asap sudah berdiri sejak sebelum pandemi, menawarkan berbagai olahan ayam, daging, dan bebek asap. Harga mulai Rp 30 ribuan per porsi.

Proses pengasapan di tempat ini memakan waktu 5-10 jam menggunakan kayu rambutan, menghasilkan aroma smoky khas. Daging impor dari Amerika Serikat dan Australia juga digunakan untuk menjaga kualitas. Sebelum disajikan, daging diasap kembali agar aroma dan rasanya semakin kuat.

Menu yang ditawarkan beragam, mulai dari Kobar Asap Sambal, Gulai Asap, Bakmi Asap, hingga Smoked BBQ. Setiap hidangan menonjolkan cita rasa yang kaya dan tekstur yang lembut, membuat pelanggan kembali lagi.

Di sisi kesehatan, konsumsi nanas setelah menikmati hidangan daging dapat membantu pencernaan. Buah ini mengandung enzim bromelain yang memecah protein, memudahkan tubuh mencerna daging. Selain itu, nanas juga dapat meredakan perut begah dan kembung berkat kombinasi bromelain, serat, serta kandungan airnya yang tinggi.

Manfaat lain dari nanas termasuk membantu penyerapan nutrisi dari daging, memiliki sifat antiinflamasi, dan menjaga kesehatan saluran cerna. Dengan rasanya yang segar, nanas cocok dijadikan pencuci mulut setelah menikmati sate, gulai, atau rendang saat Idul Adha.

Kesimpulannya, kisah Chethan Shetty menunjukkan bahwa perubahan karier dapat membawa peluang baru. Sementara itu, kuliner daging asap di Kalimalang menambah ragam pilihan makanan di Jakarta Timur, dan manfaat nanas setelah daging menambah nilai kesehatan bagi konsumen. Semua cerita ini menyoroti bagaimana inovasi dan tradisi dapat bersatu untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Chethan Shettypertanian buahirigasi tetesdaging asap Kalimalangdaging impor AS/Australiananaskesehatan pencernaan

Komentar

Memuat komentar...