Masjid Agung Garut: Sejarah Renovasi dan Perubahan Atap
Gambar atau konten salah?
Masjid Agung Garut, yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Paminggir, menjadi salah satu ikon kota Swiss van Java. Lahan masjid sekitar 4.000 meter persegi.
Masjid ini didirikan pada 15 September 1813, bersamaan dengan peletakan batu pertama Garut sebagai ibu kota baru. Sejarah menyebutkan pendirian bersamaan dengan bangunan Pendopo, penjara, kantor polisi dan Babancong.
Pada abad ke-19, atap masjid berbentuk nyungcung, limas dengan alas bujur sangkar, khas masjid agung Jawa pada masa itu.
Di abad ke-20, atap tetap tajuk tetapi diperluas area utama. Pada 1 Januari 1925 ruang samping masjid juga diberi atap tajuk. Pada 1 Januari 1979 atap diubah menjadi kubah beton, kemudian pada 1 Januari 1994 kubah dirubah menyerupai kopiah.
Renovasi terbesar dilakukan pada 1 Januari 1994 oleh pemerintah. Bentuk atap diganti ala masjid Timur Tengah, satu kubah dikelilingi empat menara. Prosesnya mencakup penggunaan helikopter untuk pemasangan menara. Wartawan Sony MS menjadi saksi dan memotret proses tersebut.
Sejak 2017, masjid dikelola oleh Yayasan Masjid Agung Garut dengan Ketua Yayasan KH Aceng Irfan Nauval.
Masjid Alun-alun ini seringkali dipenuhi jemaah, terutama di bulan Ramadan. Dalam 10 hari terakhir Ramadan, jemaah dari berbagai daerah datang untuk sholat tarawih, fardhu, dan itikaf.
Ringkasan: Masjid Agung Garut, didirikan 1813, telah melalui beberapa renovasi—1925, 1979, dan 1994—yang mengubah atap menjadi kubah dengan menara. Saat ini dikelola oleh Yayasan Masjid Agung Garut dan tetap menjadi pusat ibadah, khususnya pada Ramadan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
