Masjid Agung Solo jadi Tujuan Kurban Presiden dan Tokoh
Gambar atau konten salah?
Masjid Agung Solo akan menjadi tempat penyembelihan hewan kurban bagi beberapa tokoh penting pada Hari Raya Iduladha tahun ini.
Para pengirim kurban meliputi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan anggota DPR Siti Hediati Hariyadi yang biasa dipanggil Bu Titiek.
Ketua takmir Masjid Agung Solo, Muhtarom, mengonfirmasi bahwa empat orang tersebut akan menyerahkan hewan kurban. Ia berkata, “Ada empat lah, ya. RI 1 (Prabowo), RI 2 (Gibran), Kapolri, sama Bu Titiek.”
Koordinasi antara Setneg dan Pemkot Solo berlangsung langsung. Menurut informasi terakhir dari Setneg, sapi kurban yang datang dari Prabowo dan Gibran dijadwalkan tiba di Masjid Agung pada 26 Mei 2026.
Muhtarom menambahkan, “Saya berharap sore saja, biar sapinya tidak stres. Kalau banyak kerumunan kan stres juga.” Ia belum mengetahui rincian spesifik mengenai bobot maupun jenis sapi yang dikirim oleh RI 1 dan RI 2.
Untuk hewan kurban dari Kapolri dan Bu Titiek, sudah tiba di lokasi sejak kemarin. Ia menyatakan, “Untuk kurban milik Kapolri dan Bu Titiek sudah datang malah, kemarin.”
Muhtarom menegaskan bahwa ini menjadi tahun kedua Prabowo Subianto menyalurkan hewan kurban di Masjid Agung Solo. Ia berharap setiap presiden dapat tetap berkurban di tempat tersebut. “Ini yang kedua berarti ya, kemungkinan. Ya harapan kita setiap RI 1 mengirim lah, siapa pun yang jadi Presiden,” ujarnya.
Proses penyembelihan akan dimulai sesaat setelah pelaksanaan Salat Id. “Ya kalau jamnya kita belum pastikan, tapi yang jelas setelah Salat Id lah. Harapan kita semakin pagi semakin baik, semakin awal semakin baik,” pungkasnya.
Kesimpulannya, kegiatan ini menegaskan komitmen para pemimpin Indonesia untuk melaksanakan tradisi Iduladha di Masjid Agung Solo, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
