Minyak Truffle Palsu: Rasa Asli vs Sintetis di Pasaran
Gambar atau konten salah?
Minyak truffle sering dipakai di dunia kuliner, tetapi kabar baru menyebutkan bahwa produk ini tidak selalu mengandung jamur truffle asli. Jadi, apa sebenarnya bahan utama minyak ini?
Jamur truffle dikenal sebagai makanan mewah, langka, dan mahal. Harga jualnya bisa mencapai jutaan rupiah per kilogram. Biasanya, jamur ini diparut lalu ditaburkan di atas pasta, pizza, atau steak. Selain jamur segar, minyak truffle juga banyak beredar di pasaran. Menurut Truff (27 Maret 2023), minyak ini biasanya dicampur dengan steak atau berbagai jenis pasta untuk menghasilkan aroma gurih yang harum.
Minyak truffle asli dibuat dengan mencampurkan minyak zaitun extra virgin dan truffle asli. Namun, banyak produk yang lebih murah berlabel minyak truffle sintetis. Untuk membuatnya, yang paling sering dipakai adalah senyawa kimia 2,4-dithiapentane. Senyawa ini dicampur ke dalam minyak netral, sehingga hasilnya menyerupai aroma dan rasa truffle asli.
Menurut chef Manish Mehrotra yang dikutip Times of India (8 Juni 2023), “truffle oil hanya punya sedikit kesamaan dengan truffle sungguhan.” Ia berharap para penikmat makanan bisa mengenalinya dengan baik, agar tidak salah menduga truffle oil sintetis sebagai rasa truffle yang sesungguhnya. Harga makanan yang diberi truffle oil sintetis tetap mahal, bahkan tidak jauh berbeda dengan harga jamur truffle segar.
Kontroversi tentang minyak truffle sintetis sudah pernah viral pada tahun 2007. Pada saat itu, artikel The New York Times memuat keterangan chef Daniel Patterson. Ia mengaku pakai truffle oil bertahun-tahun sebelum menyadari kalau produk yang dipakai adalah sintetis. Setelah tahu, ia langsung membuang truffle oil tersebut. Sejak itu, banyak chef, termasuk Gordon Ramsay dan Anthony Bourdain, melabeli truffle oil sebagai “barang palsu” atau “penipuan”.
Sayangnya, masih banyak orang tidak dapat membedakan antara rasa jamur truffle segar dan truffle oil sintetis. Cara terbaik mengenalinya adalah dengan melihat bentuk aslinya. Jika ingin mencicipi rasa asli, pastikan menikmati jamur truffle utuh, bukan dari minyak.
Minyak truffle, baik yang asli maupun sintetis, tetap menjadi bahan penting dalam menu-menu mewah. Namun, perbedaan kualitas dan harga membuat konsumen perlu berhati-hati dalam memilih produk. Dengan mengetahui perbedaan antara jamur truffle segar dan minyak sintetis, konsumen dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana saat menikmati hidangan lezat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
