MR Ditemukan Tanpa Pakaian di Punggung Gunung Guntur

Dian P. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 101 dibaca
Bisik.id
MR Ditemukan Tanpa Pakaian di Punggung Gunung Guntur

Gambar atau konten salah?

MR ditemukan di punggung kaki Gunung Guntur, Garut, pada 29 Maret 2026 dalam keadaan telanjang dada dan terlihat bingung. Kejadian ini menimbulkan keanehan sejak MR hilang dan kemudian ditemukan jauh dari titik awal.

Kapolsek Tarogong Kaler, Iptu Ate Ahmad Hermawan, menyatakan bahwa MR menunjukkan perilaku tidak biasa sebelum dinyatakan hilang. Menurut saksi, MR sempat berbicara “sesumbar” atau “sompral” saat berjalan menuju kaki Gunung Guntur. Ia sedang mencari serangga bersama kakak dan keponakannya di kawasan perbukitan Sanghiang, Desa Rancabango.

“Bahasanya melantur. Menurut keterangan saksi, MR ini berbicara mengenai hantu,” kata Ate. MR berangkat ke lokasi bersama kakaknya, Ai (32), serta anak Ai yang berusia 13 tahun. Selama perjalanan, MR terus membicarakan hal-hal mistis kepada keponakannya.

“Banyak yang dibicarakan, tapi melantur. Menurut keterangan saksi, salah satu yang dibicarakan katanya di sana banyak hantu,” tambah Ate. Ucapan MR membuat keponakannya ketakutan dan meminta Ai segera pulang ke permukiman warga. Saksi menilai perilaku MR sudah melantur dan sulit ditoleransi.

Setelah rombongan berjalan sekitar 3 kilometer, MR dinyatakan hilang sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, keanehan tidak berhenti di situ. Ia ditemukan pada malam hari pukul 22.00 WIB di perkampungan warga Cipepe, Kecamatan Tarogong Kidul, dalam kondisi telanjang dada.

“Malam itu kami tim SAR gabungan sedang melakukan pencarian menerima informasi dari kepala desa bahwa korban sudah ditemukan, tapi di daerah yang jauh dan berbeda wilayah. Kami juga aneh, apalagi ditemukan dalam keadaan telanjang dada menurut saksi,” ungkap Ate. Keanehan terakhir yang diungkap Kapolsek adalah kesaksian seorang pemilik lahan kebun. MR terlihat di sekitar lokasi hilangnya pada sore hari. Ia tidak mengenakan baju dan bicaranya melantur.

“Sempat ditanya mau ke mana oleh saksi, tapi korban tidak menjawab. Hanya komat-kamit tanpa suara,” ungkap Ate. Saat ini, MR telah dikembalikan kepada pihak keluarga. Keluarga berencana membawa MR ke puskesmas hari ini untuk menjalani pemeriksaan kesehatan fisik maupun mental.

Peristiwa ini menyoroti pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di daerah pegunungan. Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap perilaku aneh dan melaporkan segera jika menemukan orang yang tidak biasa. Pemerintah daerah terus menindaklanjuti kasus ini dan memohon agar semua pihak membantu menjaga keamanan dan kesehatan warga di wilayah Garut.

MRGunung GunturGarutperilaku anehpencarian SARkesehatan mentalkewaspadaan pegunungan

Komentar

Memuat komentar...