Mudik 1,2 Juta lewat Tol Trans Jawa, Polda Jawa Barat

Maya K. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 65 dibaca
Bisik.id
Mudik 1,2 Juta lewat Tol Trans Jawa, Polda Jawa Barat

Gambar atau konten salah?

Pada periode Operasi Ketupat Lodaya 2026, yang berlangsung dari 13-25 Maret 2026, lebih dari 1,2 juta kendaraan melakukan mudik melalui Tol Trans Jawa di Jawa Barat.

Menurut Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat, kendaraan tersebut melewati beberapa gerbang tol, antara lain Gerbang Tol Cikatama 1 dan 2, Gerbang Tol Kalitama, KM 211 perbatasan Jawa Tengah, dan Tol Japek II Selatan.

"Berdasarkan hasil tersebut, arus mudik ke arah Jawa Barat selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 tercatat sebanyak 1.298.046 kendaraan," kata Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Pol Raydian Kokrosono dalam keterangannya, Jumat (27 Maret 2026).

Perbandingan dengan tahun sebelumnya menunjukkan kenaikan dari 1.291.871 menjadi 1.298.046 kendaraan, peningkatan sekitar 0,5 persen atau selisih 6.175 kendaraan.

Arus balik mencapai 1.100.328 kendaraan, menurut Raydian Kokrosono, masih terdapat selisih 197.718 kendaraan atau sekitar 15 persen dari total arus mudik yang belum kembali," ujarnya.

Di jalur arteri Selatan (Bandung-Garut-Tasikmalaya), mudik mencapai 1.117.398 kendaraan dan arus balik 901.511 kendaraan. Angka ini naik dibandingkan tahun 2025, di mana arus mudik di jalur yang sama tercatat 883.493 kendaraan dan arus balik 556.570 kendaraan.

Meskipun Operasi Ketupat Lodaya 2026 sudah berakhir, pengamanan arus balik kendaraan pemudik masih dilanjutkan hingga akhir pekan ini melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

Secara umum, situasi arus lalu lintas sejak hari terakhir Operasi Ketupat Lodaya 2026 hingga hari pertama KRYD masih relatif terkendali, meskipun terdapat penumpukan kendaraan di rest area pada arus balik," ujarnya.

Raydian mengimbau melalui public address serta petugas di lapangan agar para pemudik tidak berhenti di bahu jalan karena sangat berbahaya.

Terakhir, kami berharap arus balik dapat berjalan dengan aman dan lancar, serta seluruh pemudik dapat kembali dengan selamat dan sehat, sesuai dengan tagline Kapolri, yaitu mewujudkan mudik aman dan keluarga bahagia, dari keberangkatan hingga kembali," pungkasnya.

Data ini menunjukkan bahwa arus mudik di Jawa Barat selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 cukup stabil, dengan peningkatan kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Selisih kendaraan yang belum kembali menandakan perlunya koordinasi lebih lanjut agar semua pemudik dapat kembali dengan aman sesuai slogan Kapolri.

Operasi Ketupat Lodaya 2026mudikTol Trans JawaPolda Jawa BaratGerbang Tol CikatamaRaydian KokrosonoKRYD

Komentar

Memuat komentar...