Muhammadiyah Jawa Barat Selenggarakan Salat Id 20 Maret

Guntur P. · 1 min baca · 4 bulan lalu · 48 dibaca
Bisik.id
Muhammadiyah Jawa Barat Selenggarakan Salat Id 20 Maret

Gambar atau konten salah?

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Lodaya, Kota Bandung, pada 20 Maret 2026 pagi. Ribuan jemaah hadir. 

Pelaksanaan ini satu hari lebih awal dari jadwal pemerintah yang menetapkan Idul Fitri pada 21 Maret 2026

Secara singkat, Iu Rusliana, Sekretaris Pimpinan Wilayah, menjelaskan bahwa penetapan tanggal tersebut mengikuti maklumat pimpinan pusat Muhammadiyah. 

Ia menegaskan bahwa perbedaan waktu pelaksanaan salat Idul Fitri tidak harus menimbulkan perdebatan. 

"Semuanya dapat menghargai dan menghormati keputusan masing‑masing. Jika ada yang menunaikan Idul Fitri pada 20 Maret dan ada yang pada 21 Maret, maka itu menjadi momen saling menghargai dan menghormati," kata Iu. 

Menurutnya, variasi tersebut merupakan bagian dari dinamika umat dan tidak perlu dipertentangkan. 

Di beberapa lokasi, umat tetap dapat beribadah dengan khusyuk meski ada perbedaan waktu pelaksanaan. 

Sani Sonjaya, Manajer Regional Lazismu Wilayah Jawa Barat, menambahkan bahwa perbedaan waktu pelaksanaan salat Id sudah diperkirakan sebelumnya. 

Ia menilai bahwa perbedaan hari raya membuat masyarakat berbondong-bondong datang ke Lapangan Lodaya. 

Menurutnya, sekitar 3.000 hingga 5.000 jemaah hadir, berasal dari Lembang, Cimahi, dan wilayah Bandung Raya lainnya. 

Ia menyebut keberadaan perbedaan penetapan 1 Syawal dengan pemerintah sebagai tanda nilai toleransi yang masih terjaga di masyarakat. 

Di dalam pernyataannya, Sani menekankan dua hikmah: pertama, pelaksanaan toleransi di antara umat Islam; kedua, kaitannya dengan perkembangan ilmu pengetahuan. 

Ringkasnya, meski ada perbedaan tanggal Idul Fitri, kedua pihak mengajak masyarakat untuk tetap bersatu, menghargai, dan beribadah dengan khusyuk. 

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa BaratSalat Idul FitriLapangan LodayaPemerintah1 SyawalJemaahToleransi

Komentar

Memuat komentar...