Musk dan Cuban: Uang Tak Selalu Bawa Kebahagiaan—Tidak Selalu

Bambang W. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 98 dibaca
Bisik.id
Musk dan Cuban: Uang Tak Selalu Bawa Kebahagiaan—Tidak Selalu

Gambar atau konten salah?

Musk, yang dikenal sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh, memposting pesan di platform X pada 05 Februari 2026. Dalam kiriman tersebut, ia menulis: “Siapa pun yang mengatakan 'uang tidak bisa membeli kebahagiaan' benar-benar tahu apa yang mereka bicarakan,” dan menambahkan emoji wajah sedih.

Pesan tersebut segera memicu reaksi beragam dari netizen. Salah satu respon paling cepat datang dari investor miliarder Mark Cuban, yang langsung menyatakan pendapatnya tentang hubungan uang dan kebahagiaan.

Cuban menulis: “Jika Anda bahagia saat miskin, Anda akan sangat bahagia jika menjadi kaya. Jika Anda sengsara, Anda akan tetap sengsara, hanya saja dengan tekanan finansial yang jauh lebih sedikit,”, mengutip unggahan Musk. Ia menekankan bahwa uang dapat mengurangi beban, namun tidak menyembuhkan masalah yang sudah ada.

Selain kritik, Cuban juga mengungkapkan rasa hormatnya terhadap Musk. Ia menyatakan: “Yang paling saya hormati dari Anda adalah Anda mempertaruhkan semuanya dengan uang Anda sendiri untuk perusahaan rintisan Anda,” dan menambahkan: “Kebanyakan orang tidak punya nyali untuk melakukannya,”. Kata-kata ini mencerminkan pengakuan atas keberanian Musk dalam mengambil risiko besar.

Menurut data terkini, Musk menjadi orang pertama yang memiliki kekayaan lebih dari USD 800 miliar atau lebih dari Rp 13.802 triliun setelah SpaceX bergabung dengan perusahaan AI dan media sosialnya, xAI. Posisi ini menempatkannya di puncak daftar orang terkaya di dunia.

Keseluruhan peristiwa ini menyoroti perbedaan pandangan tentang nilai uang dan kebahagiaan, sekaligus menegaskan bahwa meski kekayaan luar biasa, tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan uang saja.

Elon MuskMark CubanuangkebahagiaanrisikokekayaanSpaceXxAI

Komentar

Memuat komentar...