Nasi di Lantai 7: Kebaikan Anonim Viral di TikTok
Gambar atau konten salah?
Video TikTok yang dibagikan oleh akun @mrd_2512 menampilkan seorang remaja yang rutin meninggalkan nasi bungkus di sudut tangga lantai tujuh. Setiap malam, tepat pukul 22.00, nasi tersebut muncul rapi, tanpa pesan atau identitas.
Warga flat itu awalnya penasaran. Tak ada kata, tak ada tanda, hanya nasi yang selalu hadir. Seiring waktu, pola itu menjadi kebiasaan, menimbulkan spekulasi: sedekah diam-diam? Misteri tersembunyi?
Mak Cik Timah, seorang penghuni lama, akhirnya memutuskan untuk mencari tahu. Suatu malam, ia menunggu di dekat tangga. Tepat pukul 22.00, seorang remaja laki‑laki mengenakan seragam sekolah dan tas usang datang. Ia meletakkan nasi bungkus dengan hati‑hati, lalu bersiap pergi.
Mak Cik Timah mendekati remaja itu. Remaja itu terkejut, namun akhirnya menjawab jujur. "Saya cuma mau taruh makanan di sini," ujarnya singkat. Saat ditekan lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa nasi tersebut ditujukan untuk seorang pria yang tinggal di rooftop gedung.
“Dia bilang, kalau sudah besar, saya harus bantu orang lain juga,” kata remaja itu. Kisahnya mulai terungkap: ketika remaja itu kelaparan dan tidak punya uang, pria itu di rooftop membelikannya makanan. Kebaikan kecil itu menanamkan rasa terima kasih yang mendalam. Sejak saat itu, remaja tersebut rutin meninggalkan makanan sebagai balas budi.
Dia memilih cara diam‑diam karena pria itu tidak suka dikasihani atau menjadi pusat perhatian. Namun, ketika cerita ini tersebar di kalangan warga, banyak yang tergerak untuk turut membantu. Dari satu bungkus nasi, kini bertambah menjadi beberapa, lengkap dengan air mineral, buah, dan kebutuhan pokok lainnya. Semua tetap anonim.
Beberapa hari kemudian, pria di rooftop turun dan menuju mushola. Ia disambut hangat oleh warga yang sudah mengetahui kisahnya. Suasana haru tak terhindarkan saat ia menerima perhatian tersebut.
Video TikTok @mrd_2512 menjadi viral, memperlihatkan bagaimana tindakan sederhana dapat menyebar ke komunitas. Weird Kaya (27 April 2024) mencatat peristiwa ini, menyoroti nilai balas budi yang terus berlanjut. Aksi remaja ini menegaskan bahwa kebaikan kecil, bila dibagikan secara konsisten, dapat menumbuhkan rasa solidaritas di antara tetangga.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
