Nun 92 Tahun di Koblenz Coba Doner Kebab, Viral di Instagram
Gambar atau konten salah?
Biara Arenberg di Koblenz, Jerman, menjadi sorotan ketika seorang biarawati berusia 92 tahun mencoba doner kebab untuk pertama kalinya. Video singkatnya, yang dibagikan di Instagram, segera menjadi viral.
Doner kebab, meski berasal dari Turki, telah menjadi makanan khas di Jerman. Hidangan ini terdiri dari irisan daging (domba, sapi, atau ayam) yang dibumbui, ditumpuk, dan dimasak di pemanggang vertikal yang terus berputar, atau rotisserie. Pada tahun 1970‑an, para imigran Turki mulai membuka gerai kebab, sehingga kebab menjadi populer di kalangan masyarakat Jerman.
Video tersebut diambil ketika Sister Irmingard dan tujuh biarawati lainnya mampir ke Firat Kebab House setelah mengikuti perjalanan ziarah ke Festival Holy Rock di Trier. Mereka memesan doner kebab dan segelas Coca‑Cola bersama.
Di dalam rekaman, Sister Irmingard tampak antusias. “Saya senang sekali. Saya selalu mendengar tentang doner kebab ini. Saya pikir, saya sudah sampai usia 82 tahun tanpa pernah mencobanya,” ujarnya sambil tertawa. Rekan biarawatinya mengingatkan bahwa usia sebenarnya sudah 92 tahun. “Sisanya akan saya lanjutkan malam nanti,” tambahnya.
Tak hanya Sister Irmingard, Sister Hildegunde yang berusia 89 tahun juga ikut mencicipi kebab untuk pertama kalinya. Kedua biarawati tersebut terlihat menikmati makanan tersebut dengan penuh rasa penasaran.
Video itu direkam oleh salah satu biarawati yang aktif membagikan kegiatan sehari‑hari di media sosial. Akun biara Dominikan tersebut sering mengunggah aktivitas pelayanan dan kehidupan para suster, dan kini memiliki hampir 15 ribu pengikut.
Reaksi pengguna media sosial menilai momen ini lucu sekaligus menghangatkan hati. “Biarawati ini belum pernah makan doner kebab sebelumnya, mungkin jadi salah satu alasan dia bisa hidup sampai usia 92 tahun,” komentar salah satu netizen. “Selain doner kebab, harusnya mereka juga mencoba gyros khas Yunani yang rasanya tak kalah enak,” pungkas netizen lain.
Video ini menyoroti bagaimana tradisi kuliner dapat menyatukan generasi, sekaligus menampilkan kebiasaan sederhana yang dapat menjadi titik temu antara budaya dan kehidupan sehari‑hari. 22 Mei 2026, peristiwa ini menjadi contoh bagaimana momen kecil dapat menginspirasi dan menghangatkan hati banyak orang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
