Ojek Online Tewaskan, Sepeda Motor Jatuh ke Bus di Bandung
Gambar atau konten salah?
17 Juni 2026 – Kecelakaan lalu lintas menewaskan seorang driver ojek online terjadi di Jalan Pasteur atau Jalan Dr Djunjunan, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, pada pukul 14.20 WIB.
Insiden ini melibatkan dua kendaraan: sepeda hotor Honda Vario dengan pelat nomor D 5637 AAY yang dikendarai oleh LH (58), warga Cibeunying Kidul, dan bus Damri dengan pelat nomor D 7592 LA yang dikendarai oleh DMW (24), warga Cinambo.
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung AKP Fiekry Adi Perdana, sepeda motor LH melaju dari arah barat menuju timur. “Setibanya di TKP, (korban) hilang kendali pada saat menyalip dari sebelah kanan kemudian masuk ke dalam kolong belakang kendaraan bus Damri,” kata Fiekry. “LH meninggal dunia dan dibawa ke rumah Sakit Hasan Hasan Sadikin Kota Bandung,” tambahnya.
Fiekry menambahkan, korban dan pengemudi bus Damri membawa surat‑surat lengkap dan identitas diri. “Kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas tersebut, dalam keadaan laik jalan,” ujarnya. Dari foto‑foto yang diterima, korban mengalami luka berat di bagian kepala hingga bersimbah darah.
Penyebab kecelakaan diduga adalah LH yang pada saat melaju dari barat ke timur kehilangan kendali atau konsentrasi, sehingga terjatuh masuk ke kolong belakang bus. Akibat kelalaian tersebut, korban meninggal dunia, pungkas Fiekry.
Insiden ini menegaskan pentingnya kewaspadaan saat menyalip kendaraan di jalan raya, terutama di daerah yang padat seperti Sukajadi. Kasus ini juga menyoroti perlunya pelatihan keselamatan bagi pengendara ojek online dan penumpang bus reguler.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
