Operasi Medis di Carman Memorial Dihentikan karena Semut
Gambar atau konten salah?
Operasi medis di Carman Memorial Hospital di New York dihentikan sementara setelah serbuan semut muncul di berbagai area bangunan.
Menurut laporan, koloni semut diduga masuk lewat retakan dinding, area bawah trotoar, dan akses pintu masuk rumah sakit. Gundukan tanah yang tampak menjadi sarang semut juga ditemukan di sejumlah celah jalan dan sekitar fondasi bangunan.
Serangga-serangga itu kemudian menyebar ke dalam gedung lewat bawah pintu dan koridor. Kondisi tersebut membuat beberapa area dinilai tidak lagi steril, padahal tingkat kebersihan ruangan sangat penting dalam pelayanan medis dan proses pemulihan pasien.
Meski belum ditemukan dampak langsung terhadap pasien, tenaga kesehatan, maupun bangunan, pihak manajemen memutuskan melakukan langkah penanganan untuk membasmi semut agar layanan medis bisa kembali berjalan normal. Upaya pencegahan juga dilakukan dengan menutup berbagai celah yang berpotensi menjadi jalur masuk semut, sehingga jejak aroma yang dapat menarik koloni kembali masuk ke dalam gedung dapat diminimalkan.
Southern Health menduga semut berdatangan untuk mencari makan, layaknya sifat alamiah mereka. Mereka biasa mencari makanan manis atau berminyak.
Gerombolan semut bukan fenomena baru. Sebelumnya pihak rumah sakit telah menemukan titik-titik jalur masuk kawanan hewan kecil ini, seperti saluran air dan celah‑celah. Mereka telah menutupnya dengan lakban dan perangkap agar jumlahnya berkurang, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Semut yang berdatangan biasanya berwarna coklat hingga hitam. Apabila merasa terancam, hewan ini bisa menggigit dan menimbulkan gatal ringan. Mereka tidak berbahaya, tetapi untuk menjaga kebersihan rumah sakit, hewan ini harus dibasmi.
Situasi ini menyoroti pentingnya pengawasan lingkungan di fasilitas kesehatan. Penanganan cepat dan pencegahan yang tepat menjadi kunci agar operasi medis dapat dilanjutkan tanpa gangguan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
