Panduan Lengkap Ziarah Kubur Orang Tua: Doa & Tata Cara
Gambar atau konten salah?
Ziarah kubur adalah salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam. Aktivitas ini dimaksudkan untuk mendoakan orang yang telah wafat, sekaligus menjadi pengingat kematian bagi yang masih hidup.
Bagi anak, menziarahi makam orang tua menjadi kesempatan untuk mengenang, mengirimkan doa terbaik, dan memohonkan ampunan kepada Allah SWT. Doa yang dikirimkan menyertakan harapan agar orang tua mendapatkan rahmat dan ampunan serta tempat terbaik di sisi-Nya.
Doa Ziarah Kubur Orang Tua 1
Dalam ajaran Islam tidak ada doa khusus untuk orang tua, namun ada doa yang diajarkan oleh Rasulullah. Doa ini bisa dibaca saat berziarah ke makam orang tua.
Rasulullah menganjurkan mengucap salam ketika memasuki area pemakaman dengan membaca doa berikut:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ، وَأَتَاكُمْ مَا تُوعَدُونَ غَدًا مُؤجَّلُونَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ
Assalaamu'alaikum daara qaumin mu'miniin, wa ataakum ma tuu'adun godaan mu'ajjaluun, wa inna insya-Allahu bikum laahiquun.
Artinya: "Semoga keselamatan atas kalian wahai para penghuni (kuburan) dari kaum mukminin. Apa yang dijanjikan Allah kepada kalian niscaya akan kalian dapati esok (pada hari kiamat), dan kami Insya Allah akan menyusul kalian."
Doa Ziarah Kubur Orang Tua 2
Dalam buku Syarah Riyadhus Shalihin karya Imam an-Nawawi dijelaskan bahwa Rasulullah SAW ketika keluar ke makam Baqi mengucapkan doa berikut:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ، وَأَتَاكُمْ مَا تُوعَدُونَ غَدًا مُوْجَلُونَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحِقُونَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِأَهْلِ بَقِيعِ الْغَرْقَدِ
Assalaamu'alaikum daaraa qaumin mu'miniin, wa ataakum maa tuu'aduuna ghadan mu'ajjaluun, wa innaa in syaa'allaahu bikum laahiquun, Allahummaghfir li 'ahli baqii'il-gharqad.
Artinya: "Semoga keselamatan senantiasa tercurah pada kalian, wahai orang-orang yang beriman. Telah datang kepada kalian apa yang dijanjikan kepada kalian besok, dan telah ditetapkan waktu bagi kalian. Sesungguhnya kami Insya Allah akan menyusul kalian. Ya Allah, ampunilah para penghuni Baqi' Gharqad."
Doa Ziarah Kubur Orang Tua 3
Berikut doa pendek yang dapat dibaca untuk memohon keringanan siksa kubur bagi orang tua.
اللَّهُمَّ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ لَا تُعَذِّبْ هَذَا الْمَيِّتْ
Allaahumma bihaqqi Sayyidina Muhammadin wa aali Muhammadin laa tu'adzdzib haadzal mayyit.
Artinya: "Ya Allah, demi hakikat keagungan Baginda Nabi Muhammad SAW dan keluarga Nabi Muhammad SAW janganlah engkau siksa penghuni kubur ini."
Doa Ziarah Kubur Orang Tua 4
Doa lain yang dapat dibaca ketika berziarah ke makam orang tua:
ا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا
Allaahummaghfir lil muslimiina wal muslimaat, wal mukminiina wal mukminaat, al-ahyaa'i minhum wal amwaat, min masyaariqil ardhi ilaa maghaaribihaa, barrihaa wa bahrihaa, khushūshan ilaa aabaa'inaa, wa ummahaatinaa, wa ajdaadinaa, wa jaddaarinaa, wa asaatidzatinaa, wa mu'allimiinaa, wa li man ahsana ilainaa, wa li ashhaabil huquqi 'alaynaa.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami."
Tata Cara Ziarah Kubur
Berikut panduan ziarah kubur berdasarkan buku “Panduan Ziarah Kubur” karya Sutejo Ibnu Pakar.
1. Mengucapkan Salam
Umat Islam dianjurkan untuk mengucapkan salam ketika memasuki area kuburan. Salam yang diucapkan adalah:
السّلامُ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِيْنَ أَنْتُمْ لَنَا فَرْطُ وَنَحْنُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحِقُوْنَ
Assalâmu 'alâ ahlid diyâr, minal mu'minîna wal muslimîn, antum lanâ farthun, wa nahnu insyaallahu bikum lâhiqûn.
Artinya: "Salam atas para penghuni kubur, mukminin dan muslimin, engkau telah mendahului kami, dan insya Allah kami akan menyusulmu."
2. Membaca Surah Pendek
Berziarah dianjurkan membaca surah-surah pendek. Berikut contoh surah yang dianjurkan:
Surah Al-Qadar (3 kali)
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ١innâ anzalnâhu fî lailatil-qadr
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ ٢wa mâ adrâka mâ lailatul-qadr
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ ٣lailatul-qadri khairum min alfi syahr
تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ ٤tanazzalul-malâ'ikatu war-rûḫu fîhâ bi'idzni rabbihim, ming kulli amr
سَلٰمٌۛ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِࣖ ٥salâmun hiya ḫattâ mathla'il-fajr
Surah Al-Fatihah (3 kali)
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ ١bismillâhir-raḫmânir-raḫîm
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ ٢al-ḫamdu lillâhi rabbil-'âlamîn
الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ ٣ar-raḫmânir-raḫîm
مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ ٤mâliki yaumid-dîn
اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ ٥iyyâka na'budu wa iyyâka nasta'în
اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ ٦ihdinash-shirâthal-mustaqîm
صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَࣖ ٧shirâthalladzîna an'amta 'alaihim ghairil-maghdlûbi 'alaihim wa ladl-dlâllîn
Surah Al-Falaq (3 kali)
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ ١qul a'ûdzu birabbil-falaq
مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ ٢min syarri mâ khalaqdari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ ٣wa min syarri ghâsiqin idzâ waqabdari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ ٤wa min syarrin-naffâtsâti fil-'uqaddari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya),
وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَࣖ ٥wa min syarri ḫâsidin idzâ ḫasaddan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.
Surah An-Nas (3 kali)
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ ١qul a'ûdzu birabbin-nâs
مَلِكِ النَّاسِۙ ٢malikin-nâsraja manusia,
اِلٰهِ النَّاسِۙ ٣ilâhin-nâssembahan manusia
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ ٤min syarril-waswâsil-khannâsdari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi
الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ ٥alladzî yuwaswisu fî shudûrin-nâsyang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِࣖ ٦minal-jinnati wan-nâsdari (golongan) jin dan manusia.
Surah Al-Ikhlas (3 kali)
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ ١qul huwallâhu aḫad
اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ ٢allâhush-shamad
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ ٣lam yalid wa lam yûlad
وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌࣖ ٤wa lam yakul lahû kufuwan aḫad
Ayat Kursi (3 kali)
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ ٢٥٥allâhu lâ ilâha illâ huw, al-ḫayyul-qayyûm, lâ ta'khudzuhû sinatuw wa lâ na'ûm, lahû mâ fis-samâwâti wa mâ fil-ardl, man dzalladzî yasyfa'u 'indahû illâ bi'idznih, ya'lamu mâ baina aidîhim wa mâ khalfahum, wa lâ yuḫîthûna bisyai'im min 'ilmihî illâ bimâ syâ', wasi'a kursiyyuhus-samâwâti wal-ardl, wa lâ ya'ûduhû ḫifdhuhumâ, wa huwal-'aliyyul-'adhîm.
3. Membaca Doa
Doa yang dianjurkan dibaca sebanyak empat kali:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِحَقِّ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ أَنْ لَا تُعَذِّبَ هَذَا الْمَيِّتِ
Allahumma innî as-aluka bihaqqi Muhammadin wa âli Muhammad an lâ tu'adzdziba hâdzal may-yit.
Artinya: "Ya Allah, aku memohon pada-Mu dengan hak Muhammad dan keluarga Muhammad janganlah azab penghuni kubur ini."
Setelah doa ini, lanjutkan dengan doa ziarah kubur untuk orang tua.
4. Meletakkan Tangan di Atas Kuburan
Setelah selesai membaca doa, letakkan tangan di atas kuburan. Bacaan doa yang dapat dibaca saat meletakkan tangan:
اللَّهُمَّ ارْحَمْ غُرْبَتَهُ، وَصِلْ وَحْدَتَهُ، وَأَنِسٌ وَحْشَتَهُ، وَآمِنْ رَوْعَتَهُ، وَأَسْكِنْ إِلَيْهِ مِنْ رَحْمَتِكَيَسْتَغْنِي بِهَا عَنْ رَحْمَةٍ مِنْ سِوَاكَ، وَالْحِقْهُ بِمَنْ كَانَ يَتَوَلاهُ
Allahumarham ghurbatahu, wa shil wahdatahu, wa anis wahsyatahu, wa amin raw'atahu, wa askin ilayhi min rahmatika yastaghni biha 'an rahmatin min siwaka, wa alhighu biman kama yatawallahu.
Artinya: "Ya Allah, kasihi keterasingannya, sambungkan kesendiriannya, hiburlah kesepiannya, tenteramkan kekhawatirannya, tenangkan ia dengan rahmat-Mu."
Demikian bacaan doa ziarah kubur orang tua lengkap dengan panduan tata cara. Semoga bermanfaat.
Doa dan langkah-langkah ini memberi kerangka sederhana bagi yang ingin menziarahi makam orang tua, membantu mereka mengingat nilai kasih sayang dan memohon ampunan bagi yang telah pergi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
