Panglima TNI Hadiri Duka Zulmi, Umumkan Beasiswa 30 Juta

Iwan D. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 101 dibaca
Bisik.id
Panglima TNI Hadiri Duka Zulmi, Umumkan Beasiswa 30 Juta

Gambar atau konten salah?

Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, mengunjungi rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar di Kampung Cikendal, RT 01/04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi pada 01 April 2026. Ia datang bersama istrinya, dan kedatangan mereka disambut dengan isak tangis dari istri mendiang Kapten Zulmi.

Panglima berinteraksi dengan ayah dan kakak sepupu Kapten Zulmi. Suasana di rumah duka terasa sangat haru. Selama kunjungan, Agus Subiyanto menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit TNI yang sedang melaksanakan misi perdamaian di Lebanon pada 30 March 2026.

“Turut berduka cita mendalam, prajurit terbaik TNI yang sedang melaksanakan misi perdamaian di wilayah Lebanon,” kata Agus saat ditemui pada 01 April 2026. Ia kemudian menjelaskan tentang santunan dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) yang akan diberikan kepada para prajurit yang gugur. Agus menyatakan, “Kami akan memberikan haknya kepada prajurit yang gugur. Pertama kami memberikan KPLB kepada seluruhnya (prajurit yang gugur di Lebanon), kemudian hak yang lain dari ASABRI akan diberikan Rp350 juta.”

Ia menambahkan, “Tak cuma itu saja, TNI akan memberikan beasiswa untuk anak-anak mendiang prajurit TNI yang gugur, termasuk Kapten Zulmi. Pendidikan anak-anak akan diperhatikan sampai mereka besar.” Selanjutnya, ia mengumumkan beasiswa sebesar Rp30 juta untuk anak Kapten Zulmi, serta gaji 12 bulan akan diberikan 100 persen. “Serta tabungan hari tua dihitung dari mulai berdinas,” ujarnya.

Sementara itu, Iskandar Rudi, ayah mendiang Kapten Zulmi, mengucapkan terima kasih atas kedatangan Panglima TNI ke rumah duka. Ia tak kuasa menahan tangis, mengingat kepergian sang anak yang mendadak. “Terima kasih sampai Panglima TNI yang turun ke sini langsung, ke rumah duka. Karena beliau dulu Dankopassus, dan anak kami yang gugur juga dari Kopassus. Semoga anak kami yang gihur dalam bertugas syahid,” ucapnya.

Pengakuan Panglima TNI tentang hak-hak dan bantuan bagi keluarga prajurit yang gugur menegaskan komitmen TNI untuk mendukung keluarga korban. Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya penghormatan terhadap jasa prajurit yang berkorban dalam misi perdamaian internasional.

Panglima TNIKapten Zulmimisi perdamaian LebanonKPLBbeasiswaTNIrumah duka

Komentar

Memuat komentar...