Pasien Jiwa Ancam Orang Tua Pakai Sajam, Dievakuasi Polisi
Gambar atau konten salah?
Seorang pria dengan gangguan jiwa di Dusun Kawan, Desa Bakas, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, harus dievakuasi ke rumah sakit jiwa oleh aparat kepolisian. Tindakan ini diambil setelah pria tersebut menunjukkan perilaku agresif, bahkan sampai mengancam orang tuanya sendiri menggunakan senjata tajam.
Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Klungkung, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan pada Minggu malam, 12 Juli 2026. Personel Polsek Banjarangkan bekerja sama dengan warga setempat dan petugas Dinas Sosial Klungkung dalam proses evakuasi tersebut.
Menurut Alit, perilaku pria itu belakangan semakin meresahkan dan membahayakan lingkungan sekitar, terutama keluarganya. Ia sering mengamuk dan melakukan kekerasan fisik terhadap orang tuanya. Situasi menjadi sangat mencekam ketika pria tersebut kedapatan membawa senjata tajam saat meminta sesuatu kepada keluarganya.
"Merasa keselamatan mereka terancam, pihak keluarga akhirnya meminta bantuan agar yang bersangkutan segera mendapatkan penanganan medis," kata Alit.
Pria itu ternyata memiliki riwayat gangguan jiwa dan sebelumnya pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Manah Shanti Mahottama di Bangli. Kondisinya sempat membaik dan stabil selama ia rutin mengonsumsi obat dari dokter. Namun, sekitar satu bulan terakhir, ia berhenti minum obat. Akibatnya, perilakunya kembali meresahkan.
Sekarang, pria tersebut kembali dibawa ke rumah sakit jiwa milik Pemerintah Provinsi Bali itu untuk mendapatkan perawatan intensif. Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya pengawasan dan kepatuhan minum obat bagi pasien gangguan jiwa. Tanpa pengobatan rutin, kondisi mereka bisa memburuk dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
