Pemadaman Lampu Lalu Lintas Simpang Artos, Polri Atur Arus
Gambar atau konten salah?
Simpang Artos di Magelang mengalami pemadaman lampu lalu lintas pada traffic light pada 18 Juni 2026 pukul 09.58 WIB. Akibatnya, arus kendaraan menjadi tidak teratur. Polisi segera melakukan rekayasa arus lalu lintas (lalin) agar tidak terjadi kepadatan berlebih.
Pengendara di kawasan tersebut harus bergantian melintas. Dari arah Terminal Tidar atau Semarang menuju Jogja maupun Purworejo, kendaraan dapat langsung belok kiri. Sedangkan yang menuju Purworejo, setelah melewati Artos Mall, dapat belok kanan. Untuk kendaraan yang datang dari Jogja menuju Kota Magelang atau Semarang, sudah diatur belok kiri terlebih dahulu, lalu berbelok kanan di U‑turn Jalan Soekarno‑Hatta.
Menurut Kepala Dinas Perhubungan M Yunus, “Terinfo ada gangguan jaringan listrik PLN. Dalam perbaikan sekitar 2 sampai 3 jam.” Ia menambahkan bahwa koordinasi masih berlangsung dengan Satlantas Polres Magelang Kota untuk mengelola rekayasa arus lalin.
Pada pukul 10.30 WIB, rekayasa lalu lintas dilaksanakan di lokasi. Sebuah water barrier dipasang di pojokan dekat Bank Bapas 69, sehingga semua kendaraan yang berbelok kiri harus berputar terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan. Kendaraan dari arah Kota Magelang menuju Jogja maupun Purworejo semua diarahkan belok kiri, kemudian berbelok kanan di U‑turn.
Seorang pengendara, Aya, berbagi pengalamannya: “Saya tadi dari arah Kota Magelang mau menuju Pakelan. Tadi dari arah kota sudah belok kiri menuju Jalan Soekarno‑Hatta dan belok kanan di U‑Turn (agak crowded), terus setelah itu bisa lancar.”
Situasi ini menyoroti pentingnya koordinasi antara dinas perhubungan, kepolisian, dan PLN dalam mengatasi gangguan lalu lintas. Pemadaman lampu lalu lintas di Simpang Artos memaksa penyesuaian arus kendaraan, sementara perbaikan jaringan listrik diperkirakan memakan waktu 2 sampai 3 jam. Dengan langkah-langkah rekayasa lalin, lalu lintas diharapkan dapat kembali normal setelah pemulihan listrik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
