Pembangunan Jalan Seko Luwu Utara Dimulai, Fokus Konektivitas
Gambar atau konten salah?
Di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pembangunan jalan menuju Kecamatan Seko kini resmi dimulai. Proyek ini bertujuan mengurangi keterisolasian wilayah dan meningkatkan konektivitas bagi masyarakat setempat.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan bahwa pengerjaan jalan Seko akan dilakukan secara bertahap. Ia menegaskan bahwa proyek ini dibiayai melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Pengerjaan jalan Seko melalui APBN telah dimulai, dan insya Allah melalui APBD Provinsi dalam waktu dekat juga akan berjalan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian jalan Seko secara bertahap, ujar Andi Sudirman dalam keterangannya, Rabu (01 April 2026).
Meskipun daerah masih menghadapi kondisi efisiensi anggaran, upaya pembangunan tetap dilanjutkan. Prioritas diberikan pada program-program strategis sesuai kemampuan keuangan daerah.
Di tengah efisiensi, pemprov Sulsel menegaskan bahwa pembangunan daerah akan terus berjalan secara bertahap dengan fokus pada prioritas. Ia juga mengajak masyarakat sekitar untuk mendukung proses pembangunan agar berjalan lancar.
Warga diimbau untuk memaklumi potensi gangguan akses selama pengerjaan berlangsung. “Kami mohon dukungan masyarakat dan juga mohon maaf apabila akses jalan menjadi terhambat selama proses pengerjaan,” jelasnya.
Dengan langkah ini, pemerintah daerah berharap jalan Seko dapat segera terbuka, mempercepat mobilitas dan akses ke wilayah yang sebelumnya terisolasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
