Pemilik Djarum Michael Hartono Meninggal Dunia
Gambar atau konten salah?
Kabar duka datang dari dunia usaha Indonesia. Michael Bambang Hartono, pemilik Grup Djarum, dilaporkan meninggal dunia pada hari Kamis, (19/03). Beliau menghembuskan napas terakhir di Singapura pada pukul 13.15 waktu setempat. Informasi ini dikonfirmasi oleh Budi Darmawan, Senior Manager Corporate Communication Grup Djarum.
Sepanjang hidupnya, Michael Bambang Hartono dikenal sebagai sosok yang bersahaja. Kesederhanaannya terlihat dari pilihan tempat makan favoritnya. Ia sering terlihat menikmati hidangan di sebuah warung tahu sederhana di Semarang, bukan di restoran mewah.
Tempat makan yang menjadi langganannya adalah Tahu Pong Karangsaru, yang berlokasi di Jalan Pringgading Nomor 11D. Foto-foto saat beliau menyantap tahu pong pernah menjadi perbincangan publik pada tahun 2019 dan 2022. Dalam foto-foto tersebut, Michael Bambang Hartono terlihat santai mengenakan kaus hijau saat menikmati hidangan.
Salah satu akun di media sosial yang pertama kali menyebarkan foto tersebut menyebut beliau sebagai pelanggan setia Tahu Pong Karangsaru. Banyak warganet terkesan dengan pilihan kuliner favoritnya yang sederhana.
Tahu Pong Karangsaru sendiri merupakan usaha kuliner yang sudah berdiri sejak tahun 1949 di Semarang. Awalnya, warung ini buka di kawasan Karangsaru sebelum akhirnya pindah ke lokasi sekarang di Jalan Pringgading.
Satu porsi tahu pong di sana dijual dengan harga sekitar Rp 40 ribu. Paket lengkapnya biasanya berisi tahu pong, tahu emplek, telur ayam, dan gimbal udang. Cita rasa hidangan ini diperkaya dengan cocolan saus petis yang manis, acar lobak yang asam segar, serta pilihan sambal ijo untuk rasa pedas.
Kecintaan Michael Bambang Hartono terhadap kuliner ini juga diabadikan di warung tersebut. Beliau pernah menuliskan kesaksiannya, "Tahu Pong Karangsaru enak rasanya. Saya sudah langganan sejak 35 tahun yang lalu." Michael Bambang Hartono lahir pada tanggal 2 Oktober 1939.
Michael Bambang Hartono adalah tokoh penting di balik pertumbuhan Grup Djarum dan juga memiliki keterkaitan dengan Bank Central Asia (BCA).
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
