Pemkot Bandung Hapus Lapak Cicadas Market, Pedagang Terancam

Fajar H. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 114 dibaca
Bisik.id
Pemkot Bandung Hapus Lapak Cicadas Market, Pedagang Terancam

Gambar atau konten salah?

Pada 20 April 2026, Pemkot Bandung mulai membongkar beberapa lapak terbengkalai yang sebelumnya digunakan sebagai PKL di kawasan Cicadas Market. Langkah ini diambil sebagai upaya penataan lingkungan di wilayah tersebut.

Keesokan harinya, 21 April 2026, proses pembongkaran menargetkan sejumlah lapak yang berdampak signifikan pada Jalan Ahmad Yani. Setelah lapak-lapak dihapus, trotoar yang dilengkapi guiding block atau ubin taktil, fasilitas bagi tunanetra, menjadi lebih jelas terlihat.

Meski tujuan lingkungan, aksi ini memicu pro dan kontra di kalangan pedagang. Salah satu pedagang, Herman, mengungkapkan keberatannya: Kalau mau mah kan dibenerin aja kalau emang pengen ditata lagi. Jangan dibongkar gini, gimana nanti jualannya, katanya.

Herman menambahkan bahwa ia mendapat kabar pembongkaran terkait proyek Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya. Jika benar, ia khawatir lapaknya akan ikut terkena penggusuran. Ia menyatakan: Kan isunya buat dibangun BRT, otomatis atuh pasti ke yang lain juga bakal dibongkar. Yang jadi korban kan kita lagi aja, pedagang di sini, ucapnya.

Sejarah penataan PKL Cicadas Market bermula pada 2019. Pada saat itu, 602 pedagang difasilitasi dengan 542 tempat berjualan sepanjang 650 meter Jalan Ahmad Yani, sebagai bagian CSR Telkomsel. Distribusi kios terdiri dari 179 kios tipe 1, yang dilengkapi atap dan kompartemen bawah, serta 173 kios tipe 2, berupa meja sederhana.

Yul, salah satu PKL di Cicadas Market, menyampaikan pandangannya. Ia tidak keberatan bila harus dipindahkan, namun menuntut relokasi sepadan dengan lokasi saat ini. Ia mengutarakan: Kita mah patuh-patuh aja, cuma sepadan enggak tempat relokasinya. Karena jujur, sekarang PKL itu cuma bisa bertahan jualan. Udah susah kondisinya, jangan ditambah lagi, harapnya.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menanggapi pembongkaran tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut telah disepakati bersama pengelola PKL di wilayah tersebut. Ia berkata: Saya bersyukur bahwa sudah ada kesepakatan dengan para pengelola PKL di Cicadas. Perlahan kita akan melakukan perbaikan, bentuk perbaikan dan pemberdayaannya kita lihat nanti. Karena bagaimanapun juga saatnya PKL melihat bahwa ekonomi digital sebagai salah satu solusi, pungkasnya.

Aksi pembongkaran di Cicadas Market menimbulkan perdebatan antara kebutuhan penataan lingkungan dan kepentingan pedagang. Keputusan pemkot, yang didukung oleh kesepakatan dengan pengelola PKL, menandai langkah menuju perbaikan infrastruktur sekaligus mempertimbangkan transisi ekonomi digital bagi pelaku usaha kecil.

Pemkot BandungCicadas MarketPKLBRT Bandung RayaJalan Ahmad Yanitrotoar guiding blockekonomi digital

Komentar

Memuat komentar...