Pemotor Tewas Saat Menyalip Dua Kendaraan di Jalan Weleri
Gambar atau konten salah?
26 Mei 2026, pukul 09.00 WIB, terjadi kecelakaan maut di jalan lingkar Weleri, Desa Pucuksari, Kecamatan Weleri, Kendal. Seorang pemotor tewas setelah tersenggol saat berusaha menyalip dua kendaraan.
Korban bernama Wahyu Bagus Feriyanto, berusia 26 tahun, warga Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri. Ia mengendarai motor Honda C70 tanpa pelat nomor. Saat melaju dari arah Weleri menuju Kendal kota, ia mencoba menyalip dua kendaraan yang melaju bersamaan.
Ipda Heru M Ardiantoro, Komandan Gakkum Polres Kendal, menjelaskan bahwa insiden dimulai ketika korban melaju dari arah Weleri menuju Kendal kota. Ia menambahkan, “Identitas kedua kendaraan belum diketahui.”
Selama usaha menyalip, korban “berusaha menyalip dua kendaraan yang berjalan bersamaan, dugaannya korban ini menyalip dari tengah-tengah kendaraan. Saat menyalip, kendaraan korban justru tersenggol badan salah satu kendaraan tersebut yang berada di sebelah kanannya,” kata Heru.
Motor korban jatuh di sebelah kiri, terlindas truk tronton. “Sedangkan motornya jatuh di sebelah kiri terlindas truk tronton,” jelas Heru. Korban kemudian terjatuh dan ditabrak oleh kendaraan tersebut.
Di lokasi kejadian, korban mengalami luka di tangan, perut, dan dada. Ia tewas di tempat. “Jenazahnya langsung dibawa ke ruang jenazah RSI Muhammadiyah Weleri,” ujar Heru.
Sat Lantas Polres Kendal mengakui kesulitan mengungkap identitas dua kendaraan yang melaju bersamaan karena minimnya saksi di lokasi kejadian. “Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan, dan kami masih juga kesulitan mengungkap identitas dua kendaraan yang melaju bersamaan maupun yang menyenggol motor korban,” ungkap Heru.
Heru berharap pengemudi kendaraan yang menabrak korban segera menyerahkan diri. “Kami juga berharap pengemudi kendaraan yang telah menabrak atau menyenggol korban segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkasnya.
Kejadian ini menyoroti betapa pentingnya kewaspadaan saat menyalip di jalan yang padat. Identifikasi kendaraan yang terlibat masih menjadi tantangan karena kurangnya saksi, sehingga penyelidikan masih berlangsung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
