Pencarian SAR di Gunung Country Banggai: Dua Pendaki Hilang
Gambar atau konten salah?
Di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dua pendaki hilang setelah terpisah dari rombongan saat turun dari Gunung Country. Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan kini dikerahkan untuk mencari kedua korban.
“Laporan diterima dari pihak keluarga yang meminta bantuan SAR setelah dua pendaki belum kembali ke titik parkir kendaraan,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, dalam pernyataannya pada Minggu, 10 Mei 2026.
Korban yang hilang bernama Fadril berusia 17 tahun dan Nisa berusia 16 tahun. Mereka awalnya mendaki bersama tiga temannya di Gunung Country, Desa Salodik, Kecamatan Luwuk Utara, pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 10:00 Wita.
Pukul 15:00 Wita, kelima pendaki mulai turun. Namun hingga 18:00 Wita, hanya tiga pendaki bernama Ragat, Arya, dan Aini yang tiba di lokasi parkir kendaraan. “Fadril dan Nisa diduga terpisah dari rombongan dan belum ditemukan,” ujar Rizal.
Setelah pencarian mandiri oleh keluarga dan teman korban tidak membuahkan hasil, kejadian tersebut dilaporkan ke Pos SAR Luwuk untuk meminta bantuan evakuasi.
Tim Rescue Pos SAR Luwuk bersama unsur potensi SAR tiba di Desa Salodik pada Minggu dini hari, 02:45 Wita. Tim kemudian berkoordinasi dengan keluarga korban dan pemerintah setempat sebelum melakukan asesmen lokasi.
Tim SAR gabungan memulai pencarian dengan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU) di dua sektor berbeda menggunakan metode ESAR. Unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Tim Rescue Pos SAR Luwuk, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
“Hingga saat ini pencarian terhadap kedua pendaki masih terus dilakukan,” jelas penjelasan tersebut.
Insiden ini menyoroti pentingnya koordinasi antara keluarga, teman, dan lembaga SAR dalam situasi darurat. Pencarian masih berlangsung, dan harapan tetap tinggi agar kedua pendaki dapat ditemukan dan selamat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
